Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pembunuhan Polisi di Jambi Gegara Utang Rp150 Ribu, Pelaku Anggota Ormas

Pembunuhan Polisi di Jambi Gegara Utang Rp150 Ribu, Pelaku Anggota Ormas

  • calendar_month Sen, 26 Mei 2025

BNews-NASIONAL– Seorang anggota Kepolisian Resor (Polres) Muaro Jambi, Aipda Hendra, ditemukan meninggal dunia mengenaskan di rumahnya.

Lokasi rumhanya di kawasan RT 26, Kelurahan Pematang Sulur, Telanaipura, Kota Jambi.

Tragisnya, nyawa korban melayang hanya karena persoalan utang senilai Rp150 ribu.

Pelaku pembunuhan diketahui berinisial N, seorang anggota dari organisasi masyarakat (ormas) di Jambi.

Berdasarkan hasil penyelidikan Satreskrim Polresta Jambi, N merupakan orang terakhir yang bertemu dengan korban pada Minggu, 18 Mei 2025.

Dua hari berselang, pada Selasa, 20 Mei 2025, jasad Aipda Hendra ditemukan di rumahnya.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Hendra Manurung, menyampaikan bahwa pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka usai mengakui perbuatannya dalam rekonstruksi yang dilakukan di lokasi kejadian.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Jam Operasional: Buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

“Benar, sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Pelaku mengakui perbuatannya setelah dilakukan rekonstruksi ulang di rumah korban,” ujar Hendra, saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (24/5/2025), dilansir Kompas.com.

Dalam pengakuannya kepada polisi, pelaku mengaku nekat menganiaya korban karena merasa kesal terus-menerus ditagih utang oleh Aipda Hendra.

“Jadi, hanya perkara uang Rp 150.000. Yang punya utang itu si pelaku. Dia kesal ditagih-tagih terus,” lanjutnya.

Peristiwa tragis tersebut bermula dari percekcokan antara pelaku dan korban. Ketegangan yang dipicu oleh penagihan utang itu kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan yang berujung pada kematian Aipda Hendra.

Meski pelaku sudah mengakui aksinya, polisi belum merinci secara detail metode penganiayaan yang dilakukan terhadap korban.

“Intinya pelaku sudah mengakui perbuatannya,” ucap Hendra.

Kematian Aipda Hendra akibat perkara utang kecil ini menyita perhatian publik dan menjadi peringatan serius terhadap meningkatnya potensi kekerasan dari konflik sepele.

Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas pelaku dan mendalami lebih lanjut peran ormas dalam kasus ini. (*)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less