Pemkab Magelang Perketat Izin Kegiatan Ditengah Pandemi Covid-19

BNews–MUNGKID– Lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Magelang terus terjadi. Oleh karena itu, Pemkab Magelang akan perketat pemberian izin penyelenggaraan kegiatan.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kabupaten Magelang, Sarifudin mengatakan perlu pengawalan secara ketat terkait pemberian izin penyelenggaraan kegiatan di masyarakat.

“Saya sependapat dengan yang disampaikan dari Kodim bahwa perlu ada pengawalan ketat dan operasi yustisi terkait dengan penyelenggaraan kegiatan yang sudah diizinkan. Kalau kami mengamati di lapangan seperti izin pengajian yang sudah dikeluarkan. Meskipun penyelenggara sudah menyediakan protokol kesehatan entah itu tempat cuci tangan, handsanitizer, dan masker tapi kenyataannya masih banyak pelanggaran yang dilakukan,”katanya.

Menurutnya, sekali-kali dari Satgas Covid, baik dari Kabupaten, Kecamatan, maupun desa untuk berkunjung ke tempat-tempat pengajian yang sudah mengantongi izin Bupati. Hal ini untuk memantau secara langsung penerapan protokol kesehatannya.

“Disini intinya, Ketika Bupati sudah memberikan izin penyelenggaraan kegiatan kemudian di situ ternyata protokol kesehatan tidak dipatuhi, terjadi kerumunan dan sebagainya; maka yang kena adalah Kepala Daerah yang telah memberikan izin. Bahkan di situ sanksinya sampai dengan pemberhentian, karena kepala daerah tidak melakukan perintah undang-undang. Maka izin-izin yang sudah dikeluarkan perlu kita awasi bersama,” jelasnya.

Selain itu, Sarifudin juga menyoroti terkait dengan banyaknya kunjungan kerja dari luar kota belakangan ini. Ia berharap ada usulan kepada Gubernur atau Menteri Dalam Negeri supaya ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk membuat aturan jangan ada kunjungan kerja dahulu dalam situasi sekarang ini, karena sangat berdampak dengan munculnya klaster-klaster baru seperti klaster perkantoran.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Asisten Administrasi Umum, Asfuri terkait dengan pembatasan secara ketat. Hal ini termasuk kunjungan kerja dan kegiatan di masyarakat seperti acara pengajian, pernikahan, dan sebagainya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak masyarakat di Kabupaten Magelang yang tidak tertib dengan protokol kesehatan, bahkan tidak percaya adanya virus Covid-19. Oleh karena itu, harus diberikan informasi secara masif kepada masyarakat dan melakukan operasi yustisi secara humanis.

“Memberikan edukasi dan operasi yustisi secara intensif memang perlu dilakukan. Sanksi apa yang akan diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan juga harus dipikirkan agar benar-benar patuh,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: