Pemkab Magelang Siapkan Inovasi New Normal Di Tujuh Sektor, Ini Penjelasannya

BNews–MUNGKID-– Pemkab Magelang terus berupaya mempersiapkan memasuki era kenormalam baru atau New Normal di wilayahnya. Mereka menyiapkan beberapa inovasi dalam kehidupan normal baru yang produktif.

Oleh sebab itu dalam rangka New Normal Life atau kehidupan normal baru yang produktif dan aman Covid-19 Pemkab Magelang menyiapkan inovasi untuk tujuh sektor. Dimana inovasi tersebut diikuti sertakan dalam perlobaan yang diadakan Pusat Data Informasi dan Sistem Informasi (Pusdatin) Kementerian Dalam Negeri.

Berikut inovasi di tujuh sektor Kabupaten Magelang dan penjelasannya :

1.Sektor Pasar Tradisional

Berlatar Belakangkan aktifitas di pasar tradisional selama ini sangat rentan dengan kerumunan, dan menjadi salah satu tempat yang sangat rawan terjadinya penyebaran Covid-19. Transaksi jual beli dan kontak langsung antara penjual dan pembeli, barang dagangan yang selalu disentuh dan kecenderungan berdesak-desakan para pelaku usahanya sangat erat dengan image pasar tradisional selama ini.

Dimana memiliki tujuan memberikan solusi yang murah dan aman bagi masyarakat untuk tetap dapat melakukan kegiatan di pasar tradisional. Tentunya dengan nyaman sesuai protokol kesehatan. 

Dengan manfaat masyarakat dapat melakukan transaksi di pasar tradisional dengan aman dan nyaman sesuai protokol kesehatan. Hal ini akan mendukung berlangsungnya kegiatan ekonomi masyarakat pelaku usaha di pasar-pasar tradisional sehingga perekonomian tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat meningkat

Loading...
2.Sektor Pasar Modern

Transaksi keuangan non tunai di pasar modern merupakan salah satu solusi pencegahan penyebaran Covid-19 namun untuk masyarakat tertentu transaksi tunai masih diperlukan. Penggunaan plastik dalam transaksi tunai oleh kasir dapat menjadi solusi bagi pasar modern dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19

Bertujuan memberikan solusi bagi masyarakat yang belum memiliki alat pembayaran non tunai untuk dapat melakukan transaksi tunai di pasar modern dengan aman dan nyaman.

Masyarakat yang belum memiliki aplikasi pembayaran non tunai tetap dapat melakukan transaksi di pasar modern dengan aman dan nyaman. Hal ini akan mendukung berlangsungnya kegiatan ekonomi masyarakat pelaku usaha di pasar-pasar modern. 

3.Sektor Hotel atau Penginapan

Penyesuaian beberapa SOP New Normal pada Grand Artos Hotel & Convention Kabupaten Magelang dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Memastikan pengunjung Grand Artos Hotel & Convention dalam keadaan sehat dengan melakukan pengukuran suhu sebelum masuk area hotel, himbauan untuk selalu menjaga jarak kepada setiap pengunjung baik di ruang tunggu, lift maupun restoran, menyediakan hand sanitizer serta  memastikan kebersihan hotel dengan pembersihan menggunakan disinfektan yang aman bagi kesehatan. 

Bertujuan pengunjung hotel merasa aman berkunjung ke Grand Artos Hotel & Convention dengan penerapan SOP New Normal Operasional Grand Artos Hotel & Convention Kabupaten Magelang.

Dan manfaatnya Grand Artos Hotel & Convention dapat tetap beroperasi dan menerima kunjungan wisatawan. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. 

4.Sektor Restoran atau Rumah Makan atay Caffe

D’Brajan Café & Resto Kabupaten Magelang telah menerapkan protokol kesehatan ketika memutuskan tetap beroperasi di masa pandemi Covid-19. Dimana protokol kesehatan tersebut mengacu dengan arahan tim kesehatan dimasa seperti ini.

Dengan tujuan Penyesuaian protokol kesehatan tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di area D’Brajan Café & Resto. Sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman saat berada di lokasi.  

Dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 akan mencegah penyebaran Covid-19 sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman saat berada di D’Brajan Café & Resto. 

5.Sektor Transportasi Umum

Adaptasi layanan angkutan umum sesuai dengan protokol Covid-19. Masyarakat pengguna jasa layanan umum, pengusaha angkutan umum, awak angkutan umum dan Pemerintah Kabupaten Magelang terlibat aktif dalam penyelenggaraan layanan angkutan umum sesuai dengan protokol Covid-19. 

Tujuannya menciptakan model layanan angkutan umum yang menjadi panduan bagi regulator (Dinas Perhubungan), operator (pengusaha angkutan) dan masyarakat. Dengan manfaat Pencegahan penularan Covid-19 pada penyelenggaraan layanan angkutan umum.

6.Sektor PTSP

Kegiatan pelayanan publik berupa perijinan di Kabupaten Magelang dapat dilaksanakan secara online dari rumah dengan menggunakan aplikasi One Stop Service (OSS) dan Si PRIMA untuk izin penelitian. Namun bagi masyarakat masih memerlukan pelayanan secara langsung di kantor.

Menyikapi hal tersebut maka Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Magelang melakukan beberapa penyesuaian terkait dengan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Penggunaan cotton bud sekali pakai untuk menekan tombol antrian dan jenis perijinan menjadi solusi bagi para pemohon agar tidak menyentuh langsung benda-benda yang sering digunakan banyak orang yaitu mesin antrian.  

Penyediaan ruang sterilisasi atau dekontaminasi di pintu masuk kantor ditujukan untuk memastikan setiap pengunjung kantor dan kendaraannya telah disterilitasi dengan cairan disinfektan yang aman bagi kesehatan.

Pemohon yang membutuhkan pelayanan langsung di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tetap mendapatkan pelayanan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

7.Sektor Tempat Wisata

Mendesain alur kunjungan wisatawan yang menyajikan keindahan panorama Gunung Merapi di Daya Tarik Wisata (DTW) Ketep Pass. Dimana yang semula bisa dilalui dua arah sekarang berubah menjadi satu arah/one way.

Dan dalam pelaksanaan kinjungan di semua area fasilitas diterapkan phisical distancing/jaga jarak dan social distancing/tidak berkerumun. Dengan tujuan Agar operasional pelayanan kunjungan wisata di daya tarik wisata Ketep Pass bisa dibuka kembali.

Dan manfaatnya Ekosistem pariwisata di kawasan daya tarik wisata Ketep Pass dengan penerapan SOP New Normal. Dimana yang berupa panduan wisata bagi pengelola dan wisatawan pada saat dibuka kembali.

Maka semua pihak yang menggantungkan pekerjaannya bisa berjalan kembali dan pengunjung yang datang akan merasa aman, nyaman dan terlindungi.

Itulah inovasi di tujuh sektor untuk menghadapi masa new normal di Kabupaten Magelang. Dan semua itu diikut sertakan dalam perlombaan Kementrian Dalam Negeri. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: