Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pemkot Magelang Optimalkan Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pemkot Magelang Optimalkan Sinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

  • calendar_month 1 menit yang lalu

BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menggelar Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung Sekretariat Daerah Kota   Magelang, Senin (13/7/2026).

Forum tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Magelang, BPJS Kesehatan, dan seluruh fasilitas kesehatan dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Magelang, Larsita, mengatakan seluruh pihak perlu memiliki komitmen bersama untuk mengatasi berbagai kendala pelayanan kesehatan di lapangan. Termasuk penumpukan antrean pasien di fasilitas kesehatan rujukan.

“Melalui forum ini, kami berharap dilakukan pemetaan faskes yang lebih baik agar tidak terjadi penumpukan pelayanan di satu rumah sakit saja. Selain itu, berbagai kendala yang ada dapat segera dikomunikasikan secara efektif demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Larsita.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Magelang, Maya Susanti, menekankan pentingnya penerapan regulasi, digitalisasi layanan, dan optimalisasi sistem rujukan untuk mempermudah akses peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Maya, BPJS Kesehatan terus mendorong penerapan validasi biometrik melalui sidik jari (fingerprint) maupun pengenalan wajah (face recognition) di fasilitas kesehatan.

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan Program Rujuk Balik (PRB) bagi pasien penyakit kronis dengan kondisi stabil. Agar pelayanan dapat kembali dilakukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan pasien di rumah sakit.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyatakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus diiringi dengan edukasi kepada masyarakat. Melalui penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami.

Ia juga menginstruksikan agar tersedia layanan informasi yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat. Mengingat tidak semua warga memiliki pemahaman yang sama terhadap penggunaan teknologi.

“Kita harus ada transparansi, harus ada penguatan, harus ada satu tujuan gerak. Jangan nanti kalau kita duduk satu meja, bekerja bersama, yang satu pikirannya ke utara, yang satu ke selatan, akhirnya tujuannya ke sana ke mari,” tegasnya.

Ia menilai hal itu rawan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak paham sehingga dipelintir menjadi kegaduhan. Ini terjadi karena ketidakdisiplinan dalam memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat maupun kepada staf-staf di bawah. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less