Pemuda 19 Tahun di Lereng Merapi Dilaporkan Perkosa Dua Adik Kandung, Satu Korban Hamil
- calendar_month Sel, 16 Des 2025

ilustrasi kasus Pemuda 19 Tahun di Boyolali Dilaporkan Perkosa Dua Adik Kandung
BNEWS—BOYOLALI— Seorang pemuda berusia 19 tahun asal Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, dilaporkan ke Polres Boyolali atas dugaan pemerkosaan terhadap dua adik kandung perempuannya.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (9/12/2025), dan salah satu korban dikabarkan tengah hamil.
Kedua korban yang masih di bawah umur tersebut menjalani pemeriksaan di Polres Boyolali pada Jumat (12/12/2025) siang.
Diketahui kedua korban terlihat memasuki area Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boyolali sekitar pukul 11.15 WIB untuk dimintai keterangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di sebuah perkampungan di lereng Merapi. Masuk wilayah Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali.
Dan informasi yang diperoleh, kedua korban masing-masing berinisial JS (13) dan DS (15). Sementara terduga pelaku diketahui berinisial KS (19). Pelaku di kampung dikenal sosok pemuda yang pendiam jarang bergaul.
Salah satu korban, DS, dilaporkan tengah mengalami kehamilan usia muda. Dugaan tindak pemerkosaan tersebut diduga telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Indrawan Wira Saputra, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana tersebut. Namun demikian, ia menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami dari Polres Boyolali telah melaksanakan visum para korban. Saat ini kami masih menunggu hasil visum dan proses masih dalam penyelidikan. Nantinya, kalau sudah selesai akan kami rilis,” kata AKP Indrawan Wira Saputra.
Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka karena proses penyelidikan masih berjalan. Selain itu, jumlah korban juga masih akan dipastikan kembali sambil menunggu hasil visum dari tim medis. Namun dipastikan bahwa para korban masih berusia di bawah umur.
Terkait informasi adanya korban yang tengah hamil, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil visum sebagai dasar pendalaman lebih lanjut. Sementara itu, hubungan antara korban dan terduga pelaku diketahui memiliki ikatan keluarga sedarah.
“Korban dan pelaku memang mempunyai hubungan sedarah. Akan kami dalami lagi,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: Purba Ronald




Saat ini belum ada komentar