Pendaki Asal Magelang Ini Ditinggal Teman-Temannya Saat Naik Gunung Lawu

BNews–MAGELANG-– Sebuah perbuatan yang tidak patut dicontoh bagi para pecinta alam khususnya pendaki gunung. Dimana terdapat sebuah kisah seorang pendaki asal Magelang yang ditinggal temannya di Gunung Lawu.

Kisah tersebut viral di media sosial platform instagram kemarin (22/3/2021). Dimana kisah tersebut diposting oleh akun instagram @jejak_pendaki.

Dalam postingan tersebut terdapat sebuah foto dengan tulisan “Fisik Drop, Pendaki Asal Magelang Ditinggal Temannya Di Lawu,” .

Tidak ketinggalan akun tersebut menuiskan caption dan keterangan yang menceritak kronologi kejadian tersebut.

“Dan terjadi lagi, enaknya diapain? ���‍♂️ Kronologi : Sekitar jam 7 malam di bawah pos 2 via Cemoro Sewu, suasana sudah gelap, gerimis juga tak berhenti. Lampu senter kami tiba-tiba menangkap sosok yg “ndepipis” di bawah pohon, menggigil kedinginan dan basah kuyup tanpa jas hujan,” tulisnya.

.

Saya : “kenapa mas?”

Korban : “kaki saya cidera pak, saya ditinggal rombongan” (dengan wajah meringis)

Saya : “tadi naik berapa orang mas, rombongan dari mana?”

Korban : “kami berangkat 8 orang, dari magelang pak”

Saya : “masih kuat jalan mas?”

Korban : “masih pak, tadi saya berhenti karena gak ada penerangan”

Saya : “kalau begitu bergabung dengan kami saja mas, kita jalan pelan pelan”

Korban : “iya pak…””

“Pelan-pelan akhirnya kita bisa sampai di basecamp dengan selamat. Kemudian setelah sampai di basecamp, kami sempat membantu mencarikan rombongan korban,” tulisnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Itu rombongan saya pak!!”, kata dia sambil menunjuk beberapa anak muda yg sedang asyik menikmati nasi goreng, ngopi, udad-udud sambil tertawa-tawa. Saya paham, sambil ngelus dodo ndoro.,” tulisnya

Dalam caption tersebut, admin juga menuliskan sumber informasi didapan dari Agoes Agoes yang berlokasi di Gunung Lawu Karanganyar Jawa Tengah.

Sontak hal tersebut mengundang banyak netizen di kolom komentar. Dimana banyak yang menyayangkan aksi teman-teman pendaki tersebut.

Seperti yang dituliskan akun @mohamedjamilwikara “Terlalu mengedepankan ego,”

Lalu ada akun @syahbir , “panjang umur buat yg nolongin���,”

Ada juga akun @silvhiamegak , “Udah jangan temenin lagi laen kali kalo pegi ndaki lgi siapkan fisik ya,”

Akun @sriles_tari30 “Astaghfirullah tega banget masih ada ya orang kyk gtu.”

Untuk akun @ristanti_diah menuliskan, “Aku juga pernah ketinggalan rombongan atau entah di tinggal positif thinking aja lah hehe.. emang di saat seperti itu lah kita bisa melihat mana yang beneran temen mana sekedar kenalan , btw untung ada mas² pendaki dari Jember yang barengin aku sampai atas makasih bgt tp sayang belum sempat tau namanya ���,”

Dan akun @muh.ilman menuliskan , “Apa nggak ada sanksi tegas buat orang2 kayak gitu, semestinya di blacklist beberpa bulan biar ada efek jerah dan bisa lebih paham tentang pendakian itu tidak melulu soal puncak.”

Hingga berita ini ditulis,  postingan tersebut mendapat 16 ribu like dan 1113 komentar netizen. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: