Penemuan Penting Tahun Ini, Pohon Bajakah Terbukti Sembuhkan Penyakit Kanker

BNews—HEALTH— Belakangan pohon bajakah viral di media sosial dan terbukti ampuh mengobati penyakit kanker. Penelitian dari siswa SMA di Kalimantan sukses diujicobakan kepada seoarang penderita kanker dan sembuh.

Berikut 5 fakta Bajakah yang dirangkum dari sejumlah pemberitaan:

1. Tanaman hutan Bajakah merupakan jenis tanaman merambat yang dapat di temukan di pedalaman hutan Kalimantan. Tanaman bajakah memiliki batang yang cukup kuat dan besar. Bajakah merambat di ketinggian lebih dari 5 meter hingga mencapai puncak pohon yang menjadi tumpuan rambatnya.

Sementara akarnya, ada di tanah yang dialiri air gambut bening kecoklatan, khas hutan Kalimantan. Bajakah sulit dibedakan dengan tumbuhan lain, hanya saja tanaman ini banyak ditemukan di area hutan yang rimbun di mana sinar matahari sedikit bisa menembus area tersebut.

2. Disebut tanaman mistis Tumbuh dalam jumlah terbatas dan hanya ditemukan di wilayah terbatas pula, bajakah disebut sebagai tanaman mistis. Hal ini karena tidak adanya penelitian secara ilmiah terhadap tanaman yang sudah menjadi obat kanker secara turun-temurun masyarakat Suku Dayak, khususnya di Kalimantan Tengah.

Tidak adanya penelitian ilmiah yang dilakukan sebelumnya, membuat masyarakat setempat mengaitkan adanya manfaat dari tumbuhan bersulur ini dengan hal-hal berbau mistis. Anggapan mistis perlahan berkurang ketika uji laboratorium dilakukan untuk meneliti kandungan dari tanaman yang disebut langka ini. “Tanaman ini selalu diidentifikasi dengan mistik. Namun, berdasarkan hasil laboratorium yang kami uji, kandungan dalam tanaman ini memang dapat menyembuhkan kanker,” kata guru pembimbing Karya Ilmiah Remaja SMA N 2 Palangkaraya, Herlina.

Bajakah diketahui memiliki kandungan antioksidan ribuan kali lipat jika dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya. Selain itu, bajakah juga teridentifikasi mengandung 40 zat yang bisa mematikan sel-sel kanker dalam tubuh.

Loading...

Zat-zat itu seperti saponin, fenolik, steroid, terpenoid, tannin, alkonoid, dan terpenoid. Peneliti dari Universitas Lambung Mangkurat, Eko Suhartanto menyebutkan, kandungan-kandungan itu benar ditemukan pada tanaman bajakah yang diteliti.

3. Cara pengolahan Masyarakat Dayak biasa menggunakan bajakah sebagai obat kanker dengan mengolahnya terlebih dahulu sehingga bisa dikonsumsi. Pertama, tanaman yang didapat dari hutan dikeringkan secara alami dengan mengandalkan sinar matahari. Setelah kering, cacah batang tanaman itu dan tumbuk hingga menjadi bubuk halus. Bubuk itu kemudian harus direbus menggunakan air biasa selama kurang lebih 30 menit.

Air rebusan yang memiliki warna dan rasa seperti teh yang hambar itu kemudian diminum sebagai pengganti air minum harian. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, mengonsumsi air ini secara rutin selama 2 bulan berturut-turut dapat menghilangkan tumor di tubuh seseorang.

5. Daldin salah seorang warga mengaku berhasil menyembuhkan ibunya dari sakit kanker payudara stadium 4 hanya dengan meminum rebusan tanaman bajakah, sebagaimana diperintahkan oleh ayahnya.

“Hanya dalam dua minggu reaksi, sebulan sembuh total,” kata Daldin. (wan/int)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: