IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Pengakuan Mantan Anggota Sunda Empire di Magelang: Ditarik Iuran 500 Ribu

BNews—MUNGKID— Belasan warga di Kabupaten Magelang pernah bergabung menjadi anggota perkumpulan Sunda Empire. Sebagian mengaku ditarik iuran pembuatan seragam dan Kartu Tanda Anggota (KTA). Beberapa diantara mereka juga sempat mengikuti rapat bersama petinggi Kekaisaran Sunda.

Kepala Kepolisian Resor Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso mengatakan, sedikitnya ada 12 orang bekas pengikut Sunda Empire. Mereka tersebar di empat kecamatan meliputi Windusari sembilan orang; Mertoyudan, Salaman dan Sawangan masing-masing satu orang.

”Mereka semua sudah kami mintai keterangan untuk pendataan,” kata Pungky.

Ia mengatakan, meski tidak dipungut biaya saat bergabung namun, mereka menyetor sejumlah uang untuk keperluan pembuatan seragam. Tidak hanya itu, untuk mendapatkan KTA, para anggota juga ditarik iuran.

”Seperti pengakuan saudara SW dari Sawangan membayar Rp 300 ribu untuk seragam dan Rp 200 ribu untuk KTA,” katanya.

Ini Daftar Mantan Anggota Sunda Empire di Wilayah Magelang

Beberapa diantara mereka juga pernah mengikuti rapat atau pertemuan Sunda Empire di Bandung dan Jogjakarta. Seperti MUK, 55, warga Dusun/ Desa Gondangrejo, Kecamatan Windusari yang mengikuti empat kali rapat. Tiga di Bandung dan satu di Jogjakarta.

Loading...

Kemudian MAS, 36, warga Dusun Wuni, Desa Pasuruhan, Kecamatan Maertoyudan belum pernah ikut ke Bandung. Hanya sebatas berkumpul di rumah Ketua Sunda Empire Kabupaten Magelang, DAR di Sawangan.

Kemudian DAR mengaku sudah empat kali rapat di Bandung tahun 2019. Dan Satu kali tahun 2020 yang video kegiatannya menjadi viral di pemberitaan media massa.

”Sedangkan untuk kegiatan rapat transportasi dan uang makan ditanggung sendiri oleh anggota Sunda Empire,” terang dia. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: