Pengakuan Suami PSK Yang Tewas Setelah Layani Enam Pelanggan Di Sleman

BNews–SLEMAN– Masih ingat kasus penemuan mayat Pekerja Sex Komersial (PSK) di sebuah kamar hotel di Sleman Yogyakarta?. Dimana PSK tersebut diketahui habis melayani nafsu enam orang hidul belang yang membokingnya.

Korban yang merupakan PSK tersebut berinisial DP, 41 tahun, asal Kota Solo, Jawa Tengah. Pihak kepolisian menggelar rekonstruksi guna memberikan gambaran atas tindak pidana yang terjadi.

Rekontruksi dipimpin langsung oleh Kapolsek Depok Barat Komisaris Polisi (Kompol) Rachmadiwanto, di dampingi Kepala Unit Reserse Kriminal Iptu Isnaini; suami korban, jaksa penuntut umum, jaksa penuntut umum, jaksa dan sejumlah saksi.

Polisi memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada awak media untuk berkomunikasi langsung dengan suami korban inisial B, 35 tahun. Rupanya, B juga tidak mempermasalahkan jika berbagi informasi kepada awak media.

“Terakhir itu saya chat melalui pesan WhatsApp (WA). Saya bilang “wes yoh, aku ngantuk, wes rampung toh? (Sudah ya, saya mengantuk, sudah selesai tho?) Dia jawab “Sek mas, iki tamu sing siang mau meh nambah (Sebentar mas, tamu yang tadi siang minta tambah lagi). Saya jawab “Yo wes tak tunggu mobil meneh (Ya sudah saya tunggu di mobil lagi),” katanya dikutip Tagar.

Sebentar mas, tamu yang tadi siang minta tambah lagi.

Pria bertubuh kekar ini tak pernah menyangka jika pesan WA tersebut, menjadi percakapan terakhir dengan istrinya yang sudah dinikahi selama 12 tahun terakhir.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Minggu, 13 September 2020 pukul dini hari, B masih menunggu istrinya yang sedang melayani pria hidung belang di sebuah kamar hotel di Sleman, Yogyakarta. Perasannya mulai bercampuraduk seakan menandakan ada hal buruk terjadi pada orang yang dicintainya. Dia pun bergegas ke kamar tempat istrinya melayani pria hidung belang.

Si suami ingat, ia mendengar suara benda jatuh dari arah kamar tempat di mana istrinya melayani tamu. Tak ingin tinggal diam, B sesekali menghubungi istrinya melalui pesan WA untuk menanyakan keadaan, tak juga mendapat respon. “Saya tiga kali mengirim pesan ke istri tapi tidak ada jawaban,” ucap pria itu.

Tidak lama setelah itu, seorang pria inisial AP, 23 tahun, yang tak lain adalah tamu terakhir bersama korban keluar dari kamar tersebut. Pemuda asal Purworejo, Jawa Tengah ini bergegas meninggalkan lokasi dengan menggunakan motor.

Suami korban kemudian menuju ke kamar tersebut sambil menelepon nomor istrinya. Ketika tiba di dalam kamar, ia mendapatkan istrinya sudah terkapar di atas tempat tidur dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas.

“Saya kaget saat melihat istri seperti itu. Di kepalanya ada kain yang mengikat. Saya langsung kasih nafas buatan sebanyak 3 kali, tapi juga tidak bangun,” ceritanya.

Ia bergegas mengejar tamu pria terkahir tersebut. Upayanya membuahkan hasil, ia bisa menangkap pelaku belum jauh dari lokasi kejadian. B memangil teman-temannya kemudian membawa istrinya ke rumah sakit. Namun nahas nyawa perempuan itu tidak terselamatkan. Mengetahui adanya kejadian itu, polisi langsung turun tangan mengusut perkara tersebut.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara itu, Iptu Isnaini menjelaskan, rekontruksi tindak pidana dilakukan untuk menguji kebenaran dari keterangan yang diberikan oleh saksi dan tersangka pada penyidik. “Dengan adanya rekontruksi ini nantinya kita dapat melihat secara bersama-sama gambaran utuh atas peristiwa tersebut,” katanya.

Rekonstruksi yang dilaksakanan mulai pukul 14.00 WIB, tersangka memperagakan sebanyak 51 adegan. Mulai tersangka datang ke hotel, kemudian masuk hotel dan berhubungan dengan DP yang sudah menunggu di dalam.

Termasuk AP, saat menolong DP terjatuh dari tempat tidur, mengangkat dan menutup mulutnya dengan kasur. Setelah itu mengambil handphone korban dan membawa kabur, sebelum akhirnya ketahuan suaminya dan ditangkap.

“Saat di parkiran, suami korban menangkap AP dan membawanya ke kantor polisi. Sedangkan korban yang sudah tidak sadarkan diri ditolong sama karyawan hotel dan saksi lain,” ujarnya. (*)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: