Penjelasan Polisi Soal Video Viral Begal di Sawangan dan Borobudur

BNews–SAWANGAN–Beredar sebuah video dan pesan berantai terkait percobaan pembegalan di daerah Ketep Sawangan dan Borobudur Sabtu malam (25/4/2020). Pihak kepolisian Polsek Sawangan  dan Borobudur langsung melakukan penyelidikan.

Untuk di daerah Sawangan, Kapolsek Sawangan AKP Sujarwanto mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi terkait informasi tersebut. “Kami mendatangi diduga salah satu korban atas nama Prihatin warga Kenayan Desa Banyuroto Sawangan siang tadi,” katanya.

Berdasarkan hasil klarifikasi korban, lanjutnya bahwa benar telah dipepet oleh dua orang diduga pelaku. “Namun terkait video yang beredar tersebut tidak benar. Karena pelaku ini belum berhasil ditangkap warga maupun polisi,” imbuhnya.

Sujarwanto menceritakan kronologi berdasarakan keterangan korban bahwa saat itu Prihatin bersama anaknya mengendari sebuah mobil hendak pulang kerumahnya. “Sesampainya di daerah depan SMP N 2 Sawangan Desa Ketep dipepet dua orang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku sambil mengayun ayunkan senjata tajam memaksa korban berhenti,” paparnya.

Namun, lanjutnya dikarenakan korban merasa takut langsung membanting kemudi kearah pelaku. “Saat itu pelaku terjatuh dan korban langsung tancap gass mengamankan diri di rumah mertuanya daerah Dadapan Desa Ketep,” tegasnya.

Dari hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Sawangan ini, dipastikan berita yang beredar di Media Sosial tidak benar kalau pelaku berjumlah 4 orang. “Pelaku yang benar 2 orang memakai cadar menggunakan sepeda motor jenis honda revo. Dan juga tidak benar kaca depan mobil korban pecah, hanya retak bagian lampu sennya,” ungkap Kapolsek Sawangan.

Sedangkan Video yang beredar, menurut Kapolsek dimana terduga pelaku tertangkap massa dan mengalami kekerasan serta terduga pelaku diamankan ke Polsek Sawangan juga tidak benar. “Kami himbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati bila mana menerima berita atauu informasi yang belum jelas kebenarannya. Sharing terlebih dahulu sebelum share atau disebarkan,” himbau Kapolsek.

“Karena jika terlanjur menyebar dan ternyata berita itu hoax maka akan menimbulkan keresahan di masyarakat. Dan saya himbau tetap waspada,” tandasnya.

BOROBUDUR

Sementara untuk informasi yang beredar di daerah Borobudur, pihak Polsek Borobudur membantah telah terjadi pembegalan atau penangkapan pencuri. “Setelah kami selidiki kejadian di daerah Sigung Borobudur bahwa terjadi kesalah pahaman,” ungkap Kapolsek Borobudur AKP Sigit Asnawi.

Disebutkannya, kesalah pahaman tersebut antara warga sekitar dan PAM Swakarsa Anti Begal dari wilayah lain yang sedang patroli dikawasan tersebut. “Saat itu anggota PAM Swakarsa sedang berpatroli dikira maling. Namun masalah itu telah diselesaikan oleh  Bhabinkamtibmas Aiptu Agus malam di Sodongan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: