Penurunan Kasus Covid-19 Hingga 40 Persen di Rembang, Ganjar: Ini Pertanda Baik

BNews—JATENG— Upaya mengatasi penyebaran virus corona terus dilakukan di Kabupaten Rembang. Terbukti, keberhasilan penurunan angka kasus Covid-19 sampai 40 persen di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam rangka melakukan kunjungan kerja untuk meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Rembang, Rabu (21/7/2021).

Abdul menyebut bahwa keberhasilan penurunan angka kasus covid-19 itu tidak mungkin terjadi tanpa adanya kerjasama seluruh pihak. TNI/Polri, masyarakat, komunitas, kades dan semuanya bahu membahu bergerak untuk menyukseskan program pemerintah.

“Semuanya kita gerakkan untuk saling memberi informasi. Misinya hanya satu, jangan sampai ada pemahaman yang salah, ini yang kadang-kadang mengganggu. Misalnya ada yang pemahamannya salah dengan menganggap Covid tidak ada, hanya akal-akalan dan mereka abai protokol kesehatan,” katanya.

Meski berhasil menurunkan kasus cukup besar, namun Hafidz tetap berupaya menyiapkan rumah sakit. Saat ini, BOR di rumah sakit rembang masih aman, karena berada di bawah 50 persen. “Bornya kita ada 240, saat ini baru terpakai 92,” ujar dia.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambangi sejumlah lokasi. Pertama, Ganjar mengecek vaksinasi terhadap penyandang disabilitas mental di panti pelayanan sosial Pangrukti Mulyo Rembang.

Setelah itu, Ganjar menggelar ‘Rembug Desa’ dengan lurah/kades se-Kabupaten Rembang untuk mengecek penanganan Covid-19 sampai level desa. Selesai rapat, Ganjar langsung mengunjungi RSUD Dr R Soetrasno Rembang.

Ia juga menyempatkan diri menyapa pasien yang menjalani isolasi terpusat di Hotel Pantura Rembang. Selain memberikan semangat, Ganjar ingin memastikan penanganan pasien isolasi terpusat tak ada yang terlewatkan.

“Dari pantauan saya penanganan Covid-19 di Rembang bagus. Pak Bupati sudah menyampaikan, dan saya cek penurunannya bisa mencapai 40 persen. Ini pertanda baik dalam pengelolaan,” ujarnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Partisipasi masyarakat, lanjut Ganjar, juga sangat bagus. Dari obrolannya dengan para Kades dalam acara Rembug Desa, Ganjar mengatakan semuanya mendukung program pemerintah dalam rangka penanganan pandemi.

“RSUD saya cek juga bagus, dalam dua hari bisa menam bah bed hingga 100 persen lebih. Dan hari ini BOR nya sangat aman, berada di angka 43 persen. Kalau angkanya di bawah 50 persen, artinya aman,” imbuhnya.

Ganjar berharap kondisi seperti ini tetap dijaga. Daerah sekitar Rembang seperti Blora, Pati diminta juga mendukung dengan saling menjaga dan mengamankan daerahnya masing-masing.

“Saya cek RSUDnya ada ruang-ruang yang bisa dioptimalkan untuk situasi paling darurat. Mudah-mudahan tidak naik lagi, tapi kesiapan rumah sakit bagus,” jelasnya.

Sebagai daerah perbatasan, kemungkinan besar pasien luar daerah bahkan Provinsi datang ke Rembang untuk berobat. Ada pasien dari Sidoarjo dan sekitarnya.

“Pasien dari luar provinsi masih ada, nggak tahu berapa jumlahnya. Tapi intinya saya titip, seandainya Kabupaten/Kota sekitar Rembang terjadi peningkatan dan rumah sakit penuh, saya minta Rembang membantu. Kerjasama semacam inilah yang kita harapkan untuk bisa saling menguatkan,” pungkasnya. (lhr/mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: