Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Peringati 5 Tahun Erupsi Merapi, Seniman Gelar Teatrikal

Peringati 5 Tahun Erupsi Merapi, Seniman Gelar Teatrikal

  • calendar_month Kam, 5 Nov 2015

BNews–MAGELANG– Peringatan lima tahun pascaerupsi Merapi digelar di Gardu Pandang Ketep Pass Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, kemarin. Prosesi diwarnai dengan doa bersama dan aksi taterikal oleh para seniman Merapi.
Budayawan Merapi Sitras Anjilin mengatakan bahwa Gunung Merapi dianggap sebagai sumber bencana ketika ada korban jiwa. Sitras menilai jika saja manusia tidak tinggal di kaki Gunung Merapi maka tidak akan ada korban jiwa.
“Gunung Merapi sebenarnya bukan ancaman. Merapi tidak pernah memusuhi manusia namun manusialah yang memusuhi Merapi. Erupsi merupakan cara Gunung Merapi membangun dirinya sendiri,” ujar dia.
Kepala Disparbud Edi Susanto kemudian memotong tumpeng selamatan dan diberikan kepada perwakilan seniman, relawan dan wartawan. Peringatan ini kemudian ditutup performance art seniman Agus Merapi.
“Ketika Merapi menghadirkan kegarangannya ternyata manusia tidak bisa melakukan apa-apa. Manusia bukan siapa-siapa dan tidak berdaya menghadapi Merapi,” kata Edi.
Edi mengatakan erupsi 2010 menimbulkan dampak besar, bahkan museum Merapi di Ketep Pass terpaksa tutup karena tertutup debu vulkanik tebal. Wisatawan juga membatalkan kunjungan ke Candi Borobudur dan Ketep Pass. Karena itu, Edi mengajak masyarakat mengambil hikmah keberadaan Gunung Merapi. (ha)

About The Author

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less