Persaingan Antara Website, Marketplace dan Media Sosial

BNews—TEKNO— Pengguna internet di Indonesia makin hari makin tumbuh. Mereka dibagi menjadi tiga besar klasifikasi.

Yakni media soaial dan marketplace dan website. “Ini menjadi peluang bagi Niagahoster selaku perusahaan penyedia layanan web-hosting untuk mengembangkan website bagi pelanggannya.

Ade Syah Lubis, CEO Niagahoster, beberapa waktu lalu.

DIa mengungkapkan website ini diperlukan untuk memperkuat ciri khas bisnis dan membangun kredibilitas sebuah perusahaan.

Menurutnya, berbeda dengan media sosial dan marketplace yang pengelolaannya cenderung lebih mudah, mengelola website memerlukan keterampilan teknis khusus.

“Sebelum adanya aplikasi dan marketplace, website merupakan penanda kehadiran online seseorang atau sebuah perusahaan. Pada tahun 90an, tercipta world wide web atau www untuk pertama kali. Hal itu juga menjadi pembuka akses internet ke masyarakat luas. Jika media sosial mengenal tren yang terus berubah,
website cenderung lebih stabil,” ujar Ade.

Hal senada dikatakan Ivan Kristianto, WordCamp Jakarta Organizer dan WordPress Experts bahwa selain menjadi platform go online yang stabil, website juga menjadi platform bagi bisnis yang ingin eksis di mesin pencari seperti Google.

“Bagi pebisnis lebih baik mengembangkan website daripada aplikasi. Website lebih simpel dansecara harga jauh lebih murah daripada aplikasi. Memiliki website juga sama berinvestasi untukmengenalkan bisnis ke pasar yang lebih luas,” kata Ivan. (wan/jar)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: