Peserta Seleksi Perangkat Desa Wuwuharjo Magelang Ajukan Mosi Tidak Percaya Terhadap Pelaksaaan Tes, Ini Sebabnya
- calendar_month Sen, 20 Des 2021

Tiga peserta seleksi Perangkat Desa Wuwuharjo, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang menandatangi di atas materai surat pernyataan mosi tidak percaya terhadap seleksi Perangkat Desa Wuwuharjo
BNews—MAGELANG— Sejumlah peserta seleksi Perangkat Desa Wuwuharjo, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang mendatangi kantor kepala desa setempat pada Senin (20/12/2021). Mereka menyatakan mosi tidak percaya terhadap pelaksanaan seleksi perangkat desa setempat yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Salah satu peserta seleksi perangkat desa, Asmaul Khusna, mengungkapkan bahwa ada dugaan kejanggalan saat pelaksanaan seleksi Perangkat Desa Wuwuharjo. Yakni kesimpang siuran informasi terkait pembuat naskah soal untuk tes seleksi.
”Pelaksanaan tes seleksi pada Selasa (14/12/2021) lalu. Dalam sambutan panitia saat pelaksanaan tes waktu itu, ketua panitia menyebut yang membuat naskah soal adalah pihak kecamatan.
”Selang beberapa waktu, saya tanya kepada pihak kecamatan dan dari pihak tersebut mengaku tidak membuat naskah soal dan disebutkan bahwa yang membuat naskah soal adalah panitia seleksi,” ujar dia.
Dia menyebut, dugaan kejanggalan lainnya adalah tidak seluruh panitia membuat naskah soal. Kemudian, adanya ketimpangan nilai antara peserta yang lolos dan tidak lolos seleksi.
”Dugaan kejanggalan lain yaitu mundurnya jadwal tes seleksi. Dimana seharusnya saat itu tes dimulai pukul 08.00 WIB namun tes baru dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu ada 12 peserta dan ada tiga formasi,” imbuh dia.
Tambah Asmaul, dirinya menginginkan tes seleksi perangkat desa tersebut diulang.
Diketahui, dalam surat pernyataan mosi tidak percaya tersebut ditanda tangani di atas materai 10000 oleh Asmaul Khusna, Rina Purwati dan Reffi Ninang Aryani. Yang mana ketiganya merupakan peserta seleksi Perangkat Desa Wuwuharjo.

Sementara itu, Kepala Desa Wuwuharjo, Ahmad Yani mengaku telah menerima surat pernyataan mosi tidak percaya tersebut.
”Bila memang dari peserta tes itu ada kejanggalan dan sebagainya, ya mohon dibuktikan. Bukti dan lain sebagainya. Untuk laporan sudah saya terima, nanti kita tindak lanjuti,” ungkapnya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar