Asyik Mancing Tengah Malam di Kota Magelang, Seorang Remaja Jadi Korban Penyerangan OTK
- calendar_month Sel, 16 Jul 2024

seorang remaja di Magelang diserang OTK saat memancing
BNews-MAGELANG– Sungguh malang nasib yang dialami seorang remaja berusia 18 tahun berinisial MRA. Diketau remaja tersebut berasal dari Tuguran, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah (Jateng).
MRA menjadi korban penyerangan orang tidak dikenal secara tiba tiba ketika sedang asyik memancing. Lokasinya di sebuah sungai kecil di daerah Tuguran pada Minggu (14/7/2024) dini hari.
Mereka tidak hanya memukul dan menginjak korban, tetapi juga mencoba menusuknya dengan sebilah pisau.
Meskipun korban berhasil menghindari serangan tersebut, pisau tersebut menyebabkan luka di pipinya.
Kepala Bagian Humas Polres Magelang Kota, Iptu Untung Harjanto, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 WIB.
Ketika MRA sedang menunggu ikan menggigit umpannya, dua orang yang berkendara motor matic mendekatinya.
Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan pisau dari saku kanannya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
MRA berusaha melarikan diri namun terjatuh setelah satu dari pelaku menjegal kakinya.
Pelaku mencoba menusuk korban, tetapi MRA berhasil menghalau serangan dengan tangan kirinya.
Meski begitu, pisau tersebut menyebabkan luka robek sepanjang 3 cm di pipi kiri korban.
“Salah satu pelaku memukul korban menggunakan barnekel di kedua tangannya, mengenai bagian belakang kepala korban sebanyak satu kali dengan kekuatan penuh,” jelas Untung dalam keterangan tertulis, Minggu.
Selain itu, korban juga dipukul dan diinjak pelaku sebanyak tiga kali di perut bagian kanan.
BELI KAOS KEREN DISINI (KLIK)
Warga yang menolong segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Magelang Utara.
MRA kemudian dilarikan ke RSI Kota Magelang.
Setelah diperiksa, MRA ditemukan mengalami luka sobek di pipi kiri, lecet di jempol kaki kiri, telapak tangan, dan punggung kaki kanan.
Kasatreskrim Polres Magelang Kota AKP Samsudin mengatakan bahwa polisi masih memburu pelaku.
“Belum ada penangkapan. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujar Samsudin pada Senin (15/7/2024) pagi. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar