Polri Mulai Dampingi dan Awasi Dana Desa

BNews—DUKUN—Kerja sama antara Polri, Mendagri dan Kemendes PDTT beberapa waktu lalu diteruskan hingga tingkat jajaran bawahnya. Antara lain dilakukan oleh Polsek Dukun bersama jajaran Kepala Desa di Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang pagi ini (6/11).

 

Dalam acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi Serta Pengawalan Bersama Pengelolaan Dana Desa Se Kecamatan Dukun dihadiri langsung oleh Kapolsek Dukun AKP Dimas Bagus, Camat Dukun Bambang Hermantyo dan 15 Kepala Desa di aula Kecamatan Dukun.”Ini Semua berdasarkan Nota Kesepahaman antara Kemendes PDTT, Kemendagri dan Polri Nomo 05/M-DPDTT/KB/X/2-17 tentang pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa,” ungkap Kapolsek Dukun.

Dalam pertemuan ini disosilisasikan beberapa bab hasil nota kesepahaman tentang pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa. “Ada lima bab dan tujuh pasal yang saya sosialisasikan mengacu nota kesepahaman tersebut,”imbuhnya.

Isi dalam nota kesepahaman tersebut antara lain bab 1 tentang maksud dan tujuan, bab 2 ruang lingkup, bab III Tindak Lanjut, Bab IV Pembiayaan, Bab V Ketentuan lain, serta Addendum dan penutup.”Harapan saya dari jajaran Polsek Dukun melalui Babin Kamtipmasnya bisa berkerja sama dengan pihak desa tentang nota kesepahaman ini dan menjalankannya sesuai aturanya dengan buku modul yang akan mereka pegang,” harapnya.

“Nanti pihak kepolisian akan lebih mengedepankan pencegahan dari pada penindakan terkait Dana Desa ini,” tegasnya.

Kepala Desa Dukun Tanto Heryanto menerangkan bahwa saat ini sudah banyak lembaga mengawasi desa terkait dana desa ini antara lain  KPK, Inspektorat, BPD, Camat dan lembaga lainya.”Menurut saya apakah hal ini palah menjadimomok bagi para perngkat desa yang gerak geriknya selalu diawasi ditambah kejaksaan dan kepolisian juga jika tidak ada kesepahaman dengan lembaga lain,” pungkasnya.(bsn)

 

Baca Juga :

Loading...

BERITA DANA DESA DI MAGELANG

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: