PPKM Mikro di Sleman Resmi Diperpanjang, Begini Aturannya

BNews—SLEMAN— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) skala mikro hingga 5 April 2021 mendatang.

Perpanjangan ini sesuai dengan surat perintah bupati nomor 07/INSTR/2021 tentang PPKM berbasis mikro di Kabupaten Sleman untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat, sesuai dengan harapan dari Bapak Gubernur langsung kita tindak lanjuti, (diperpanjang) sesuai dari 23 Maret sampai 5 April 2021,” ujar Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Kamis (25/3/2021). Dilansir dari Kompas.

Dalam PPKM ini, kata Kustini, tempat kerja atau perkantoran diwajibkan menerapkan pekerjaan dari rumah untuk 50 persen dari jumlah pegawai. Kemudian, restoran dan tempat makan yang berasal dari pelanggan dengan jumlah 50 persen dari kapasitas tempat duduk.

“Restoran dan rumah makan yang dulu hanya 25 persen, sekarang memiliki 50 persen. Layanan makanan melalui pesan antar sampai pukul pukul 21.00 WIB,” ujar dia.

Untuk fasilitas tempat ibadah, dilaksanakan dengan kapasitas sebesar 50 persen. Serta fasilitas umum yang dibuka dengan prosentase maksimal 50 persen dari kapasitas.

Sedangkan kegiatan seni, sosial dan budaya yang dibuka maksimal 25 persen sesuai kapasitas ruangan yang ada. ”tetap memakai protokol kesehatan yang ketat dengan kapasitas 25 persen. Tapi makan dan minum tidak ditempat, jadi dibawa pulang untuk hajat mantenan,” tuturnya.

Lanjut Kustini, kegiatan konstruksi dapat beroperasi 100 persen. Sementara kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring (online) namun demikian untuk perguruan tinggi dibuka secara bertahap.

“Kegiatan belajar mengajar yang kini dibuka secara tatap muka masih perguruan tinggi yang dibuka secara bertahap dengan proyek percontohan,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: