Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 12 Anak Diamankan Polisi, Tawuran Pelajar di Ngluwar Berhasil Digagalkan

12 Anak Diamankan Polisi, Tawuran Pelajar di Ngluwar Berhasil Digagalkan

  • calendar_month 0 menit yang lalu

BNews-MAGELANG- Aksi tawuran yang diduga akan melibatkan dua kelompok pelajar dari dua sekolah swasta di wilayah Muntilan dan Salam berhasil digagalkan jajaran Polsek Ngluwar bersama warga. Sebanyak 12 orang diamankan beserta tiga bilah celurit berukuran besar yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Blongkeng, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Ps Kasi Humas Polresta Magelang, Ipda Ady Lilik P., S.H., M.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya sekelompok remaja berkumpul pada dini hari.

“Pada hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2026 sekira pukul 01.30 WIB telah diamankan warga dan Polsek Ngluwar 12 orang yang diduga akan melaksanakan tawuran antara dua sekolah swasta di wilayah Muntilan dan Salam bertempat di Dusun Blongkeng, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang,” ujar Ipda Ady Lilik.

Dari hasil pendataan, 12 orang yang diamankan terdiri dari pelajar dan beberapa pemuda. Sesuai ketentuan perlindungan anak, identitas mereka disamarkan menggunakan inisial, yakni PPA (15), HN (21), RAA (17), MIS (17), W (16), DW (16), IBG (17), GSN (16), AK (18), FDP (18), HAR (16), dan KAE (18).

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita tiga bilah celurit (cobek) berukuran besar yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.

Berawal dari Provokasi di Media Sosial

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi tersebut diduga dipicu oleh tantangan yang disebarkan melalui media sosial.

“Peristiwa diawali adanya provokasi melalui media sosial yang berlanjut pada upaya pertemuan antar kelompok, menunjukkan media sosial masih menjadi sarana utama mobilisasi aksi tawuran antar pelajar,” kata Ipda Ady Lilik.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (DISINI)

Ia menjelaskan, warga sekitar lebih dulu mengetahui adanya keramaian setelah mendengar suara petasan, deru kendaraan, dan teriakan di sekitar lokasi.

Warga kemudian mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan para remaja tersebut sebelum bentrokan terjadi. Sekitar pukul 02.00 WIB, Polsek Ngluwar menerima laporan dari masyarakat dan langsung menuju tempat kejadian untuk mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti.

Masih Jalani Pemeriksaan

Saat ini seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman oleh Satreskrim Polresta Magelang.

“Saat ini para terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan masih menjalani; pemeriksaan serta pendalaman oleh Satreskrim Polresta Magelang guna mengungkap peran masing-masing serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat,” jelasnya.

Polisi juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, dan instansi terkait mengingat sebagian besar yang diamankan masih berstatus pelajar.

Selain itu, penyidik turut menelusuri akun media sosial yang diduga digunakan sebagai sarana provokasi maupun ajakan tawuran.

Polisi Tingkatkan Patroli dan Pembinaan

Polresta Magelang menilai peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu aksi balasan maupun meluasnya provokasi melalui media sosial.

Karena itu, kepolisian akan meningkatkan patroli gabungan pada jam-jam rawan; memperkuat koordinasi dengan sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendeteksi potensi tawuran sejak tahap perencanaan.

Polisi juga menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku yang membawa; senjata tajam sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai upaya memberikan efek jera sekaligus menjaga situasi keamanan; dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Magelang. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less