Prabowo: Uang Hasil Rampasan Koruptor Akan Dipakai Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025

Kereta cepat Whoosh
BNews—NASIONAL— Presiden Prabowo Subianto menyebut akan menggunakan uang negara hasil pengembalian dari para koruptor untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh.
Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
“Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi (setelah diambil negara) saya hemat. Enggak saya kasih kesempatan. Jadi, saudara saya minta bantu saya semua. Jangan kasih kesempatan koruptor-koruptor itu merajalela. Uang nanti banyak untuk kita. Untuk rakyat semua,” ujar Prabowo.
Selain itu, Kepala Negara menegaskan bahwa seluruh dana yang digunakan pemerintah untuk kepentingan rakyat berasal dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat.
Prabowo juga menjelaskan bahwa pemerintah selama ini memberikan subsidi harga tiket kereta kepada masyarakat sebagai wujud tanggung jawab negara dalam menghadirkan transportasi publik yang terjangkau.
“Tadi disampaikan Menhub, semua kereta api kita, pemerintah subsidi 60 persen, rakyat bayar 20 persen. Ya ini kehadiran negara, ini kehadiran negara. Dari mana uang itu? Dari uang rakyat, dari pajak, dari kekayaan negara. Makanya kita harus mencegah semua kebocoran,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia sanggup membayar utang proyek Whoosh. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan digunakan untuk menutupi utang tersebut.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, utang tersebut merupakan tanggung jawab Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam proyek tersebut.
Namun, Prabowo memastikan dirinya dan pemerintah akan mengambil alih tanggung jawab pembayaran utang tersebut.
“Enggak usah khawatir ribut-ribut Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah, saya tanggung jawab nanti Whoosh semuanya,” tegas Prabowo.
Bahkan, menurut Kepala Negara, pemerintah akan membayar utang proyek Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun.
“Pokoknya enggak ada masalah, karena itu kita bayar mungkin Rp 1,2 triliun per tahun,” ujar Prabowo. (*)
About The Author
- Penulis: Joe Joe





Saat ini belum ada komentar