IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Pria Ini Ditangkap Usai Ancam Sebar Foto Tanpa Busana Mahasiswi Jogja

BNews—JOGJA— Kasus ini bisa jadi peringatan untuk menjaga foto privasi di handphone. Dimana, seorang mahasiswi mengalami kehilangan foto telanjang yang kemudian tersebar ke orang lain.

Mahasiswi berinisial EL, ini menyimpan foto tanpa busananya di ponsel. Mahasiswi perguruan swasta ini kemudian tak sadar fotonya menyebar.

File foto-foto bugil EL tanpa sepengetahuannya dimiliki orang lain. Foto-foto itu kemudian dijadikan alat untuk memeras EL.

Kapolsek Ngaglik, Sleman Kompol Ali Masud mengatakan, kasus ini berawal saat EL hendak menjual handpone-nya, lalu memindahkan file foto di dalamnya ke laptop milik temannya, MA. Selang beberapa hari, laptop itu dipinjam HR oleh untuk mengerjakan tugas di kampus. Saat di kampus laptop itu digunakan oleh teman HR berinisil ST. 

Saat itu ST menemukan file foto-foto telanjang koleksi pribadi EL. Tanpa sepengetahuan pemilik laptop, ST menyalinnya dan memindahkan ke handphone HR. Oleh HR, file itu lalu dimanfaatkan untuk memeras EL. HR mengirimkan foto-foto itu kepada EL dengan memakai nomer lain dan meminta uang Rp5 juta. Jika tidak dipenuhi, HR mengancamakan menyebarluaskan di lingkungan kampus.

“Karena ketakutan, EL kemudian melaporkan hal itu ke Polsek Ngaglik, Sabtu (18/1/2020),” kata Ali Mas’ud, kemarin.  

Mendapat laporan, petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya meminta keterangan pelapor dan mengumpulkan data pendukung yang berhubungan dengan kasus tersebut. Berbekal data itu, akhirnya mengetahui indentitas pelaku dan mengamankan di tempat kosnya daerah Ngemplak, Sleman, Rabu (22/1/2020).

Loading...

“Saat ditangkap pelaku sempat ngelak atas perbuatannya. Namun saat petugas menemukan barang bukti berupa handpone berisi foto telanjang korban, laptop, bungkus bekas kartu perdana. HR tidak bisa berkutik. Kemudian dibawa ke Polsek Ngaglik bersama barang bukti,” kata Kompol Ali Masud.

Atas perbuatannya, HR dijerat Pasal 27 Ayat (1) Pasal 29 jo Pasal 45 Ayat (1) dan (3) UU RI No 19 tahun 2016 perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 UU ITE tentang pelanggaran asusila dan menakut-nakuti secara pribadi dengan ancaman penjara 1 tahun dua bulan dan denda Rp500 juta subsider satu bulan penjara.

Kanit Reskrim Polsek Ngaglik, Sleman Iptu Budi Karyanto menambahkan, dari hasil pemeriksaan HR

belum sempat menyebarluaskan foto telanjang EL. Namun, foto itu sudah dipindahkan ke handpone lain yang akan dipergunakan untuk mengancam untuk memeras EL.

“Satu orang berinisial ST yang juga merupakan teman EL saat ini masih dalam pencarian,” katanya. 

HR kepada petugas mengaku melakukan tindakan itu karena alasan ekonomi. “Karena butuh uang untuk kehidupan sehari-hari di Yogya,” katanya. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: