Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 2.453 Jiwa Mengungsi, Wagub Jateng Dorong Huntara Segera Rampung

2.453 Jiwa Mengungsi, Wagub Jateng Dorong Huntara Segera Rampung

  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026

BNews-JATENG – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengunjungi para pengungsi korban tanah gerak di Pondok Pesantren Al Adalah 2 serta posko pengungsian warga di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Selasa (17/2/2026) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Taj Yasin bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, berdialog langsung dengan sejumlah pengungsi guna memastikan kondisi dan kebutuhan mereka. Selain itu, rombongan juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik.

Taj Yasin mengatakan, meskipun kondisi kesehatan para pengungsi dalam keadaan baik, percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) harus segera dilakukan. Menurutnya, warga sudah cukup lama tinggal di pengungsian.

“Yang membuat tak nyaman karena bukan rumah sendiri, dan sampai kapan (di pengungsian). Maka yang kita butuhkan percepatan huntaranya,” kata dia.

Untuk kebutuhan huntara, diungkapkan Taj Yasin, dibutuhkan 900 unit rumah. Saat ini telah dibangun sebanyak 550 unit, sehingga masih diperlukan lahan untuk sekitar 350 unit tambahan.

“Ini yang harus kita kawal, nanti kita carikan solusinya. Di sini sebenarnya lahan luas, cuma masih belum direkomendasikan oleh BMKG dan ESDM, karena tanahnya sebagian masih labil. Sehingga kita benar-benar memastikan tanah yang pas,” imbuhnya.

Memasuki bulan Ramadan, Wagub juga berpesan agar seluruh pengungsi yang beragama Islam tetap menjalankan ibadah. Ia memastikan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan fasilitas tempat ibadah dan musala yang layak.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)


“Kami pastikan dari pemerintah untuk menyiapkan sahur dan buka puasa, insyaa Allah sudah kita siapkan semuanya,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin turut menyerahkan bantuan logistik berupa makanan dan non-permakanan, obat-obatan dan vitamin, tas serta alat tulis, beras, dan kebutuhan lainnya. Total bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai Rp239.315.923.

Sebagai informasi, bencana tanah gerak mulai terjadi pada Minggu (1/2/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 2.453 jiwa atau sekitar 596 kepala keluarga (KK) mengungsi, serta sekitar 900 rumah mengalami kerusakan.

Tiga lahan alternatif relokasi telah disiapkan, masing-masing berada di Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. (*)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less