Progres Pembangunan MAJT Magelang, Lahan Mulai Dibuka

BNews–MAGELANG— Diketahui bersama kawasan Masjid An-Nur Sawitan Kabupaten Magelang akan segera dilakukan pembangunan. Yakni dibangun Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menggelontorkan dana Rp 120 miliar untuk pembangunan tersebut. Targetnya bangunan berkonsep Islamic Centre ini akan selesai akhir tahun 2023.

Terbaru, tahapan persiapan pembanguanan MAJT di Magelang ini segera akan dimulai. Pasalnya sebuah lahan sudah dibuka dan diratakan.

Lahan tersebut berada di belakang Masjid An-Nur Sawitan Kota Mungkid. Pantauan Borobudurnews.com dilokasi (23/12/2022) terdapat sejumlah alat berat yang sudah meratakan sebuah lahan.

Banyak pekerja proyek juga mulai membangun pagar penutup dengan seng. Menurut informasi yang diperoleh Borobudurnews.com, lahan tersebut menjadi jalan masuk material pembangunan.

“Katanya untuk akses masuk material pembangunan MAJT,” ujar warga sekitar saat ditanya Borobudurnews.com (23/12/2022).

Dan perlu diketahui, di depan lahan tersebut di sekitar pinggir jalan juga ada sebuah warung berdinding kayu. Banyak pekerja yang sudah membeli makanan dan duduk duduk disitu.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS KLIK DISINI)

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jateng Hanung Triyono mengatakan proses pra kontrak selesai hari ini, Senin (5/12).

Menurutnya MAJT yang mulai dibangun awal Desember ini akan menjadi destinasi wisata pelengkap Candi Borobudur. “MAJT Magelang sebagai bangunan pelengkap. Mengisi kelengkapan di koridor wilayah Borobudur dan pembangunannya pun tidak boleh mencolok dari Borobudur,” jelasnya.

Proyek yang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 itu akan diintegrasikan dengan konsep Islamic Centre.

Nantinya akan menjadi pusat studi dan kegiatan religi. Seperti pertemuan haji, kajian terbatas, hingga pengajian akbar.

Hanung mengaku dalam pembangunannya akan digelontorkan dana sekitar Rp 120 miliar.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS KLIK DISINI)

“Ya semacam itu lah. Ada perpustakaannya, dan lain-lain. Banyak ikon baru yang dikerjakan nanti. Kalau mau wisata religi nanti juga bisa wisata di situ, jadi semakin ramai. Anggarannya itu 120-an miliar,” tambahnya.

Ia menambahkan, MAJT di Kabupaten Magelang memiliki luas 4,9 hektare. Bangunan cenderung menonjolkan kearifan lokal dengan desain arsitektur yang identik menggambarkan Islam Jawa dan tidak terlalu modern.

“Dari landscape ada sekitar 4,9 hektare. Masjidnya ada di tengah-tengah. Nanti memang dibuat suasana pedesaan, banyak tumbuh-tumbuhan yang ada di sana,” imbuhnya.

Nantinya tempat ibadah yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sawitan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang ini; akan ditanami pohon-pohon dan dibangun beberapa ikon yang dapat menarik wisatawan.

“Konsepnya adalah konsep pedesaan, jadi kita akan kembali ke alam dengan banyak pohon-pohon. Dan nanti suasana pedesaan Borobudur juga akan kelihatan di MAJT tersebut,” akunya

Pemprov Jateng menargetkan, proyek pembangunan MAJT ini selesai pada September 2023 dan bisa dibuka akhir tahun. Diharapkan rumah ibadah ini bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Pasti kalau wisata nanti banyak pengunjungnya, mungkin UMKM-nya bisa berjualan. Kalau mau wisata religi nanti juga bisa wisata di situ. Jadi semakin ramai semakin kompleks,”tegasnya. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!