Puluhan Karya Seni Rupa Alumni ISI Yogyakarta Angkatan 1993 Dipamerkan di Limanjawi Art House Borobudur
- calendar_month Sen, 3 Feb 2025

Pameran bertajuk Gatra Akyati digelar di Limanjawi Art House, Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang mulai 2 hingga 18 Februari 2025. (Foto: ist)
BNews–MAGELANG– Puluhan karya seni rupa alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta angkatan 1993 dipamerkan di Limanjawi Art House, Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Pameran ini berlangsung mulai 2 hingga 18 Februari 2025 mendatang.
Ketua panitia pameran Agni Tripratiwi mengungkap bahwa pemilihan lokasi pameran di Magelang karena ingin merasakan suasana dan sensasi baru untuk memamerkan karyanya.
“Kami sudah sering pameran di Yogyakarta. Tahun lalu kami pameran di Jakarta. Kemudian untuk tahun ini kami ingin di tempat yang dekat dengan Yogyakarta, tetapi juga ibaratnya masih di luar kota gitu, tidak terlalu jauh karena mengingat kesibukan kami masing masing,” ungkapnya, Minggu (2/2/2025).
Pameran kedelapan bertajuk Gatra Akyati ini diikuti 16 seniman dari berbagai daerah. “Kalau pameran ini, kira-kira ada 35 karya. Satu orang, ada yang ngirim satu, dua, bahkan tiga (karya). Rata-rata (karya) baru, mulai 2024 sampai 2025 ini,” ujar Agni.
Dosen di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Yogyakarta Suwarno Wisetrotomo menyebut, pameran yang dihelat Prasidha 93 sangat menarik karena mengatasnamakan angkatan semasa kuliah.
“Merawat kelompok angkatan itu tidak mudah. Apalagi mereka tinggalnya tidak dalam satu kota. Ini upaya meletakkan seni sebagai satu media untuk merawat silaturahmi, meletakkan seni sebagai cara merawat kekerabatan,” ujarnya.
Menurutnya, karya seni yang dipamerkan tersebut sangat variatif karena Prasidha 93 tidak berbasis ideologi. “Karena kelompok ini tidak berbasis satu visi sosial, politik, atau ideologi tertentu,” ujarnya.
Ia menuturkan masing-masing anggota bekerja dengan caranya sendiri. Lalu pameran ini sama sekali tidak memanggul satu visi untuk menyuarakan satu ideologi tertentu.
“Tapi menyuarakan, kami ada loh. Kami berkerabat loh. Kami sejak 93 ketika mereka semua belum menjadi siapa. Mahasiswa baru sudah berani berkelompok,” tuturnya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar