Rahasia Orang Jawa Kuno Tetap Sehat Hingga Tua

BNews–MAGELANG– Orang jawa kuno terkenal dengan daya tahan tubuh yang kuat serta sehat. Ternyata mereka memiliki rahasia yang kita sudah ketahui semua saat ini.

Dahulu orang Jawa biarpun tidak pernah melakukan fitnes dan rutin minum vitamin tapi tubuh mereka sehat dan kebal terhadap serangan penyakit. Tidak hanya itu, banyak juga dari mereka yang berusia panjang hingga mencapai 100 tahun, bahkan lebih.

Kakek-buyut kita dulu memiliki beragam cara dan ramuan untuk menjaga kesehatan badan. Salah satunya adalah dengan cara minum jamu tradisional, atau yang lebih dikenal dengan jamu Jawa.

Khasiat jamu Jawa ternyata tidak kalah mujarab dibanding jamu yang berasal dari negara lain, seperti Tiongkok, Yunani, dan lainnya. Selain bahannya mudah diperoleh, cara membuatnya pun juga gampang.

Petama-tama kumpulkan 9 macam bahan jamu. Bahan itu yakni kunir kuning, jahe, temu lawak, temu ireng, kencur, brotowali, sambiroto, daun pepaya, dan kunir putih.

Potong tipis 9 bahan yang telah tersedia kemudian jemur sampai kering. Cara menjemur jamu tidak boleh sembarangan, namun ada cara khusus.

Caranya, jemur semua bahan tersebut dari pagi ketika matahari sudah mulai terasa terik sampai jam 11.00 WIB. Kemudian angkat dan letakkan di ruangan yang teduh dan terlindung dari sinar matahari.

Yang harus dihindari adalah jangan sampai menjemur jamu dari pagi sampai sore. Karena sinar matahari pada waktu siang hari pas sampai sore tidak bagus untuk proses pembuatan jamu ini.

Setelah kering jamu siap dikonsumsi. Cara konsumsi bisa seperti minum teh, atau lebih bagus lagi jika jamu direbus dulu. Untuk menambah khasiat gunakan gula aren sebagai pengganti gula pasir atau bisa juga dicampur madu hutan.

Jika menghendaki, pipihan jamu yang sudah kering juga bisa digiling halus seperti membuat bubuk kopi. Cara penyajiannya juga sama seperti membuat kopi. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: