Red Dress Run Interhash 2026, Ribuan Orang dari 44 Negara Jelajahi Kota Magelang
- calendar_month 0 menit yang lalu

Ribuan orang dari berbagai negara mengikuti Red Dress Run rangkaian event internasional Prambanan Mendhut Interhash 2026, di Kota Magelang pada Jumat (8/5/2026).
BNews–MAGELANG– Ribuan orang dari berbagai negara mengikuti Red Dress Run rangkaian event internasional Prambanan Mendhut Interhash 2026. Dengan memakai pakaian serba merah, para peserta berlari dari kompleks eks Karesidenan Kedu menuju Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jumat (8/5/2026).
Panitia Prambanan Mendhut Interhash 2026, Liem Chie An mengatakan bahwa kegiatan Red Dress Run ini diikuti hampir 3.000 orang dari 44 negara. Peserta paling banyak dari Australia dan Malaysia.
“Peserta sekitar 2.947 orang. Interhash itu adalah lari lintas alam. Red Dress Run ini mengawali Interhash,” katanya, Jumat (8/5/2026).
Interhash adalah ajang reuni dan lari lintas alam (cross country) non-kompetisi internasional bagi komunitas Hash House Harriers (HHH) dari berbagai negara yang diadakan dua tahun sekali. Tahun ini, Indonesia sebagai tuan rumah.
Kegiatan ini menggabungkan olahraga, rekreasi, dan petualangan di alam bebas. Interhash tahun ini digelar pada 8-10 Mei 2026 dengan sejumlah kegiatan, salah satunya Red Dress Run ini.
“Red Dress Run ini sendiri menggabungkan Fun, Fitness, and Friendship,” jelasnya.
Pada hari kedua, para peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok dan berlari di lokasi yang sudah ditentukan. Salah satunya yakni di Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.
“Karena pesertanya banyak, mereka dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan akan lari di lokasi yang sudah ditentukan. Seperti di Tuksongo, Becici, wilayah Merapi dan lain sebagainya,” paparnya.
Sementara itu, Wali Kota Magelang menyebut agenda ini sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Kota Magelang sebagai kota jasa berbasis ekosistem event.
“Kegiatan ini akan membawa dampak positif, terutama di sektor ekonomi, yang menerima (dampaknya) itu masyarakat, pelaku UMKM, pedagang kuliner, bahkan okupansi hotel juga sudah penuh,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor Pemerintah Kota Magelang, Rabu (6/5/2026). (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar