Ini Riwayat PDP Asal Secang yang Meninggal Dunia

BNews—MAGELANG—Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Secang Kabupaten Magelang dilaporkan meninggal, Rabu (8/7/2020). Tim gugus tugas telah melakukan tracking riwayat sang pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan satu PDP tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 20 tahun. ”Pasien masuk ke RSJ Prof.dr.Soerodjo pada tanggal 4 Juli lalu dan meninggal pada Rabu (8/7/2020),” tuturnya.

Nanda menjelaskan, hasil rapid test yang bersangkutan adalah non reaktif. Sementara untuk hasil swab pertama dinyatakan negatif Covid-19.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS UNTUK ANDROID GRATIS (KLIK DISINI)

”Untuk hasil swab kedua kali hingga kini belum keluar. Sehingga belum dapat dipastikan apakah yang bersangkutan meninggal dengan kondisi positif atau negatif,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa ada satu warga asal Kecamatan Secang yang berstatus PDP telah meninggal dunia. Kemudian ada juga dua PDP yang pulang membaik yang berasal dari Kecamatan Candimulyo dan Kecamatan Mertoyudan.

Dengan bertambahnya dua orang tersebut, maka jumlah total PDP yang pulang membaik hingga kini sebanyak 252 orang. Kemudian untuk orang dalam pemantauan (ODP), hari ini ada tiga yang lolos pantau dan ada satu tambahan ODP sehingga saat ini ada delapan ODP yang masih dalam pantauan.

Sementara untuk kasus terkonfirmasi positif, pada hari ini tidak ada penambahan sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Magelang saat ini ada tiga orang. Kemudian untuk jumlah kasus meninggal dengan status positif hingga kini ada empat orang.

DOWNLOAD MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

Tambah Nanda, dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif, menandakan jika virus corona masih ada. Terkait hal tersebut, pihaknya meminta masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin.

”seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah,” ungkapnya.

“Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: