Rumah Sakit di Salaman dan Grabag Disiapkan untuk Tempat Isolasi Terpusat

BNews—KOTA MUNGKID— Selain mempersiapkan lahan pemakaman korban Covid-19, Pemerintah Kabupaten Magelang juga menyiapkan tiga tempat isolasi terpusat. Fasilitas ini digunakan untuk para pasien terpapar virus corona yang kesulitan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

”Tiga tempat itu dapat menampung 75 penderita Covid-19 yang tidak bergejala atau hanya sebatas menderita gejala ringan,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, seperti disitat Kompas, Rabu (14/7).

”Dan para pasien bisa menggunakan fasilitas tersebut apabila di rumahnya tidak tersedia ruang untuk menjalani isolasi. Atau dianggap kurang layak sebagai tempat isolasi mandiri,” sambungnya.

Nanda menyampaikan, tiga tempat isoman terpusat yang disediakan Pemkab Magelang diantaranya Rumah Sakit Daerah (RSD) Candi Umbul di Kecamatan Grabag. Kapasitas rumah sakit untuk 20 orang.

Kemudian Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) berkapasitas 45 orang dan RSD Bukit Menoreh di Kecamatan Salaman dengan kapasitas sepuluh orang.

Nanda menyebut, sebenarnya saat ini RSD Bukit Menoreh masih belum resmi dibuka. Namun, pada situasi mendesak seperti sekarang dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang meningkat signifikan setiap hari, RSD akan benar-benar difungsikan melayani pasien terpapar Corona.

”Saat dibutuhkan, RSD Bukit Menoreh akan kami fungsikan sebagai rumah sakit darurat,” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Kendati demikian, ruang isolasi di tiga fasilitas tersebut masih kosong. Banyak warga pasien positif Covid-19 di desa-desa memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Nanda menjelaskan, Pemkab Magelang juga tetap mendukung upaya warga untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Bagi mereka juga telah disiapkan paket bantuan makanan yang terdiri dari beras, susu, dan mi instan.

Terhitung sejak Januari 2021, jumlah paket bantuan yang telah disalurkan sekitar 3 ribu paket. Tidak hanya untuk penderita Covid-19, paket juga diberikan kepada semua anggota keluarga pasien yang juga harus melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, Kepala Desa Kembanglimus Soetji Arimbi menuturkan, pihaknya rutin menerima laporan dari puskesmas terkait pasien Covid-19 baru. Ketika ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah, pihaknya akan memberikan paket bantuan bagi pasien Covid-19 berikut keluarganya.

”Bantuan ini terdiri dari bahan pangan pokok dan peralatan mandi selama 14 hari,” pungkasnya. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: