IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Satu Gubug Dibakar dan Dua Alat Berat Diusir Warga Srumbung

BNEWS—SRUMBUNG— Aksi spotanitas warga Srumbung Kabupaten Magelang menolak penambangan menggunakan alat berat dilakukan sore tadi di alur kali putih Dusun Pegersari Desa Mrangen Kecamatan Srumbung (11/5). Dua alat berat dilempari dan diusir dari lokasi serta pembakaran sebuah gubug disekitar lokasi tambang PT Betrust Muda Waskita (BMW).

 

 

Sebenyak kurang lebih 250 warga berkumpul di Masjid An Nur Dusun Srumbung Desa Srumbung Kabupaten Magelang. Dan selaku korlap aksi Kyai Baha’udin Syah pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Fallah Srumbung.

DEMO : Dua Alat berat Back Hoe yang digunakan untuk menambang pasir di Kali putih di usiir oleh warga Srumbung (11/5)--(Foto--Istimewa)
DEMO : Dua Alat berat Back Hoe yang digunakan untuk menambang pasir di Kali putih di usiir oleh warga Srumbung (11/5)–(Foto–Istimewa)

Kapolsek Srumbung Polres Magelang, IPTU Daryanto dalam rils dumpnya dijelaskan bahwa aksi spontanistas warga ini terjasi sekitar pukul 13.00 wib. “Mereka menolak penambangan pasir di alur sungai putih oleh PT tersebut,” katanya dalam Dumpnya.

 

“Selain itu alasan dari massayarat dikarenakan penambangan pasir yang dilakukan telah merusak irigasi dan pengairan air bersih milik masyarakat Srumbung,” imbuhnya.

DEMO: Warga saat ditenangkan oleh Kapolsek Srumbung agar segera membubarkan diri dan jangan bertindak anarkis (11/5)--(Foto--Istimewa)
DEMO: Warga saat ditenangkan oleh Kapolsek Srumbung agar segera membubarkan diri dan jangan bertindak anarkis (11/5)–(Foto–Istimewa)

Warga yang datang berbondong-bondong melakukan pengusuian alat berat berupa dua unit back hoe untuk meninggalkan lokasi tambang. Saat pengusiran alat berat terjadi pelemparan batu yang mengakibatkan kaca ruang operator kedua unit back hoe pecah.

 

Loading...

“Dalam aksi tersebut juga dilakakukan pemutusan semua akses jalan masuk ke lokasi penambangan yang berada di PUD 2 dan PUD 3 Sungai Putih dengan menggunakan alat berat back hoe milik PT BMW sebelum alat berat dibawa pergi,”paparnya.

 

Tidak berhenti disitu masya juga melakukan pembakaran sebuah gubug yang berada di lokasi tambang. “Aksi ini berlangsung hingga pukul 17.00 wib, dan setelah kami lakukan komunikasi masya membubarkan diri setelah alat berat dibawa pergi dari lokasi tersebut,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: