Sebelum Bunuh Diri, Pria di Pakis Berkata Sesuatu ke Ayahnya, Begini Bunyinya

BNews—PAKIS— Sutarman, 42, memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar rumahnya di Dusun Sanggrahan Desa Rejosari Kecamatan Pakis, akhir pekan lalu. Jasadnya kemudian ditemukan ayah kandungnya sendiri.

Sebelum bunuh diri, sikap dan perilaku korban disebut mengalami perubahan. Seperti keterangan orang tua korban kepada kepolisian.

Advertisements


Kapolsek Pakis AKP Sukirman dari hasil pemeriksaaan, ayah korban, Sarman,, 68, mengaku anaknya bersikap tak biasa sebelum gantung diri. Sikap yang tidak biasa.


“Sebelumnya korban bersama ayah dan keluarga lain duduk di ruang tamu rumah, kemudian korban tiba-tiba membawa kursi ruang tamu kedalam kamar. Saat ditanya buat apa kursinya oleh ayahnya, korban menjawab untuk duduk-duduk dikamar karena sejuk disana,” ungkap ayahnya kepada petugas.

Usai pembicaraan tersebut, kemudian ayah korban ke belakang rumah untuk mengerjakan pekerjaan pande besi. Namun selang beberapa waktu korban mendatangi ayahnya yang sedang bekerja sambil mengatakan, “Pak kabeh luputku dingapuro yo (Pak semua kesalahan ku dimaafkan ya),” seraya bergegas masuk ke kamar tidur.

Selang beberapa jam, sang ayah merasa curiga dengan perkataan anaknya tersebut. Kemudian dia berlari ke kamar tidur yang biasa digunakan untuk tidur korban. Namun pintu terkunci dari dalam.

“Saat itu juga ayah korban mengambil inisiatif dengan menggunakan anak tangga berusaha melihat keadaan anaknya. Ternyata saat ditengok lewat lubang ventilasi posisi anaknya (korban) tergantung di dalam kamar  tidur menggunakan tali tambang terbuat dari plastik,” paparnya.

Mengetahui kejadian tersebut, Sarman langsung berteriak meminta tolong. Dan salah satu tetangga korban bernama Rokhim dan Muhtarom datang melaporkan ke Polsek Pakis.

Sementara untuk hasil oleh TKP, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunian. “Korban ditemukan gantung diri dengan mengikatkan tali dadung warna biru ke blandar terbuat dari cor coran,” terangnya.

Dan untuk tali dadung warna biru panjang 6,4 M sedangkan tinggi permukaan blandar dari lantai kurang lebih 3 M lalu Panjang tali dari blandar ke leher 134 cm. “Untuk jarak dari telapak kaki sampai lantai 25 cm,” ungkapnya. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: