VIRAL….Tiang Retak, Pasar Secang Senilai Rp 21 Miliar Baru Berusia 3 Tahun

BNews—SECANG— Proyek Pembangunan Pasar Secang disoal setelah video tiang penyangga retak dan membahayakan. Padahal, pasar baru selesai dibangun 2016 lalu dengan nilai kontrak Rp 21 Miliar.

Video keruskaan viral setelah diupload oleh nitizen di Facebook. “Mohon izin menyampaikan hal yg sangat urgent dan perlu ada tindakan secepatnya sebelum jatuh korban,” tulis Achir di grup facebook sembari menyertakan video.

Advertisements


Dalam video tersebut menunjukan pilar beton di depan pasar sudah retak. Jika tidak segera ditangani dikhawatirkan akan ambruk. “Salah satu pilar variasi pada bagian muka pasar secang sudah retak dan rawan lepas. Posisi pilar tersebut berada tepat diatas pintu keluar masuk parkir lantai bawah pasar secang, sehingga sangat membahayakan bagi pengunjung Pasar Secang,” kata dia.


“Mohon segera ditindaklnjuti agar tidak ada korban,” tambah dia.

Video tersebut sudah ditonton oleh ribuan orang. Kemudian banyak dikomentari oleh nitizen. Tak sedikit yang memberikan mantion ke DPRD Kabupaten Magelang bahkan Gubernur Ganjar Pranowo.

Penelusuran borobudurnews.com, bangunan Pasar Secang menghabiskan anggaran Rp 21 miliar. Pengerjaan proyek dilakukan oleh PT Armada Hada Graha. Proyek dibangun pada 2016 lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Marketing PT Armada Hada Graha Tri Hatmanto mengatakan pembangunan pasar tersbeut memang dikerjakan oleh perusahaannya. Namun, pekerjaan sudah dinyatakan selesai dan sudah diserahterimakan ke Pemkab Magelang. Sehingga sudah bukan tanggung jawab perusahaan.

Menurutnya, bangunan tersebut bukan bagian struktur kolom. Hanya pasangan bata ringan. “Tetap akan kita survei. Besok akan kita cek akan kita tangani, walaupun sudah kita serah terimakan untuk kedua kali, tanggung jawab kita kondisionalnya akan kita lihat kenapa seperti itu,” papar dia. (han/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: