Sehari 2 Orang Tewas Tersengat Listrik: Madkatro di Kebun dan Selamet di Kolam

BNews—JATENG— Diduga tersengat listrik berdaya tinggi, dua orang ditemukan tewas pada dua lokasi. Kedua korban itu terdiri Madkarto, 63, warga RT/RW1 Desa Negarajati Kecamatan Cimanggu, Cilacap. Dan Selamet, 22, warga RT3/RW4 Desa Kolot Kecamatan Cikalong, Tasikmalaya itu akibat tersengat aliran listrik berdaya tinggi.

”Senin pagi, Cartono, 52, pergi ke kebun miliknya. Namun di tengah perjalanan sekitar Kebun milik Cawi warga RT/RW1 Dusun Telagasari, Cimanggu, Cilacap pandangannya tertuju pada sesosok orang tergeletak di pinggir jalan dekat pohon bambu,” ujar Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi melalui Kapolsek Cimanggu Iptu Anwar, Selasa (16/03).

Saat ditemukan tubuh orang tersebut dalam keadaan kaku dan diperkirakan sudah meninggal dengan posisi tubuh jatuh tertelungkup. Penemuan mayat orang itu dilaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Cimanggu.

Kapolsek Cimanggu Iptu Anwar beserta anggotanya segera mengecek ke lokasi kejadian. Selanjutnya memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurut anggota keluarganya, pagi itu korban pamit pergi ke kebun. Namun di tengah perjalanan korban melihat ada sejumlah ranting yang menutup jalan, sehingga korban berusaha menyingkirkan.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Tetapi di luar dugaan ranting itu teraliri listrik sehingga seketika korban mengalami kejang-kejang dan jatuh tertelungkup. Untuk memastikan penyebab korban tewas itu, Tim Polsek Nusawungu tengah menyelidiki asal aliran listrik itu.

Terpisah korban Selamet ditemukan tewas dengan kondisi tubuh sudah kaku di area tambak udang sekitar wilayah RT8 RW9 Dusun Sidakaya Desa Karangpakis Kecamatan Nusawungu, Cilacap. Diduga korban tewas akibat tersengat aliran listrik untuk penerangan tambak.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

”Minggu pagi, Iman, 42, pekerja tambak tengah beraktivitas rutinnya membersihkan kolam atau Nyipon, sekaligus pula memberi makan udang piaraannya, sambali berjalan mengelilingi area tambak udang itu,” ujar Kapolsek Nusawungu Iptu Rachmat Juplianto.

Pada saat berkeliling kolam, Iman mengaku melihat seorang laki-laki jatuh tertelungkup ke tanah. Setelah dicek ternyata orang itu diperkirakan sudah meninggal dunia dengan posisi kedua kaki menyangkut di gardan kincir air. Seketika Iman melaporkan kejadian tersebut ke Sucipto pemilik tambak, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Nusawungu.

Kapolsek Nusawungu berserta sejumlah anggotanya melakukan olah TKP dan Tim medis Puskesmas memeriksa korban. Diketahui sudah meninggal serta hasil visumnya tidak ditemukan adanya tanda kekerasannamun luka gosong pada kedua kaki korban.

”Karena Tim medis menduga korban tewas akibat tersengat listrik sehingga kami menduga korban terkena gardan besi kincir air yang saat itu beraliran lisrik,” pungkasnya. (ala/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: