Selama PPKM, Angkringan Di Kota Magelang Harus Tutup Lebih Awal

BNews—MAGELANG— Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) malai dilaksanakan di Kota Magelang sejak 11 Januari 2021 lalu. Pelaksanaan PPKM ini tertuang dalam surat edaran yang membatasi jam operasional mal, toko modern, restoran, kafe dan angkringan.

Walikota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan pelaksanaan PPKM Kota Magelang atas dasar instruksi Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pelaksanaan ini mulai 11-25 Januari 2012.

”Kota Magelang ini atas dasar instruksi Pak Mendagri dan Pak Gubernur Jawa Tengah. Berlaku mulai Senin keamarin (11/1) sampai Senin (25/1). Nah, ini kita ingin melihat secara langsung di lapangan, memberikan pemahaman kepada rakyat, pada masyarakat agar betul-betul dapat dipatuhi,” katanya.

Dalam pemantauan ini, Sigit didampingi Sekda Kota Magelang Joko Budiyono, Dandim 0705/Magelang Letkol Czi Anto Indriyanto dan sejumlah kepala OPD. Pihaknya memantau arena permainan anak-anak yang ada di Alun-Alun, tempat cuci tangan, pedagang maupun fitness outdoor serta air mancur yang ada.

”Di dalamnya (SE) ada ketentuan-ketentuan berjualan terbatas, ini Disperindag mengambil langkah-langkah tempat duduknya, jam berjualan baik PKL maupun angkringan. Tidak seperti lazimnya biasa, kemudian saya instruksikan mainan anak-anak dan fitness outdoor maupun lukis off semua, tidak ada kegiatan apa, termasuk ini (air mancur) saya perintahkan berhenti,” imbuhnya.

Dalam SE tersebut menyebutkan pembatasan jam operasional restoran, rumah makan, kafe, angkringan, PKL, toko modern, mal dan kegiatan lain sejenisnya. Kemudian, tempat duduk untuk restoran dibatasi 50 persen. Jam operasional restoran, rumah makan, kafe dan atau kegiatan lain yang sejenisnya diperbolehkan buka sampai pukul 21.00WIB.

Sedang untuk angkringan, PKL dan atau kegiatan sejenisnya diperbolehkan buka sampai pukul 22.00WIB. Kemudian pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/ mal dan toko modern sampai pukul 19.00WIB dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

”Ya, sudah dirumuskan ke dalam pukul 21.00WIB ini, ya, toko modern, kemudian yang pukul 22.00WIB, yang angkringan. Biasanya angkringan kan sampai jam 02.00-03.00WIB pagi, kita batasi supaya semua agar rakyatnya sehat, agar rakyatnya terhindar sehingga kegiatan di Alun-alun maupun di Badaan (pusat kuliner dan taman) kita cek. Kita instruksikan supaya sesaat saja,” ujar Sigit.

Sementara itu, salah seorang penjual mainan lukisan edukasi, Susilo, 45, buka suara terkait aturan tersebut. Dia menyampaikan pekerjaan tersebut merupakan satu-satunya mata pencahariannya.

”Saya minta solusi dari pemerintah. Seandainya saya suruh tutup, lha selama dua minggu kebijakan. Seandainya saya punya penghasilan yang lain, saya nggak masalah. Tapi kalau saya nggak punya penghasilan lain, ya, nuwun sewu tetap buka. Seandainya dibatasi untuk penempatan gambar diminimalis, jarak, saya ngikut. Pengaturan jarak seandainya satu meter, suruh dua meter saya ngikut saja,” pungkasnya. (bsn/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: