Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sendang Pangkah di Bantul, Peninggalan Keraton Mataram yang Masih Jadi Tempat Tirakat

Sendang Pangkah di Bantul, Peninggalan Keraton Mataram yang Masih Jadi Tempat Tirakat

  • calendar_month Ming, 29 Mar 2026

BNews-JOGJA– Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tak hanya dikenal dengan wisata kerajinan dan budaya, tetapi juga menyimpan jejak sejarah yang masih bertahan hingga sekarang.

Salah satunya adalah Sendang Pangkah, sebuah mata air yang dipercaya sebagai peninggalan Keraton Mataram dan hingga kini masih sering didatangi peziarah untuk tirakat.

Wilayah barat Kabupaten Bantul memang memiliki beragam potensi wisata budaya yang menarik. Salah satu yang paling dikenal adalah kawasan Kasongan, yang populer sebagai sentra kerajinan tanah liat.

Namun, selain wisata kerajinan, kawasan ini juga menyimpan potensi wisata sejarah dan spiritual yang belum banyak diketahui publik.

Berada di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul

Sendang Pangkah berada di wilayah Kenalan RT 3, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Lokasi ini dikenal memiliki mata air yang jernih dan relatif stabil, bahkan saat musim kemarau.

Keberadaan sumber air ini menjadikan Sendang Pangkah tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Air dari sendang tersebut hingga kini masih dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Secara fisik, Sendang Pangkah berada di dekat aliran sungai kecil yang mengalir tenang. Di sekelilingnya terdapat bebatuan kapur yang tampak berlumut dan sebagian mulai mengering, menciptakan suasana alami yang khas dan menambah kesan historis tempat ini.

Advertisements

Diyakini Sebagai Peninggalan Keraton Mataram

Berdasarkan sumber lisan dari sejumlah warga di wilayah Kenalan, Sendang Pangkah dipercaya sebagai salah satu peninggalan dari masa Keraton Mataram.

Kepercayaan tersebut terus hidup di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari warisan budaya lokal yang masih dijaga hingga kini.

Sebagai bentuk pelestarian sumber air, warga juga telah menanam pohon beringin di sekitar area sendang. Pohon ini tidak hanya berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan, tetapi juga menambah nuansa sakral di kawasan tersebut.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Tak hanya itu, masyarakat setempat juga secara rutin menggelar upacara adat berupa pengurasan sendang setiap tahun. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menjaga kelestarian Sendang Pangkah.

Kerap Didatangi Peziarah untuk Tirakat

Selain memiliki nilai sejarah, Sendang Pangkah juga dikenal sebagai lokasi yang kerap didatangi masyarakat untuk kegiatan spiritual, termasuk tirakat.

Cerita dari warga sekitar menyebutkan bahwa tempat ini sering dikunjungi oleh orang-orang yang datang untuk berdoa, merenung, atau melakukan laku spiritual tertentu.

Hal inilah yang membuat Sendang Pangkah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata sejarah dan wisata spiritual di Kabupaten Bantul.

Jika dikelola dengan baik, kawasan ini dinilai dapat menjadi salah satu destinasi alternatif yang menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang sekaligus mengenal jejak sejarah lokal.

Akses Menuju Sendang Pangkah Cukup Mudah

Untuk menuju lokasi Sendang Pangkah, akses jalan terbilang cukup mudah. Jalan menuju area sendang juga sudah dicor sehingga memudahkan pengunjung yang ingin datang.

Meski demikian, pengunjung yang datang ke lokasi ini diharapkan tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan menjadi hal penting agar Sendang Pangkah tetap terawat dan bisa terus dinikmati generasi mendatang. (*/Sumber : Detik)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less