Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sensus Pertanian 2023 : Petani Milenial di Kabupaten Magelang Capai 27 Ribu Lebih

Sensus Pertanian 2023 : Petani Milenial di Kabupaten Magelang Capai 27 Ribu Lebih

  • calendar_month Sel, 5 Des 2023

BNews-MAGELANG- Sensus Pertanian 2023 (ST2023) merupakan sensus pertanian ketujuh yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 (sepuluh) tahun sekali sejak 1963.

Pelaksanaan ST2023 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik dan mengacu pada sejumlah rekomendasi dari FAO yang menetapkan “The World Programme for the Cencus of Agriculture (WCA) Covering Periode 2016–2025″.

Pelaksanaan ST2023 dilakukan secara bertahap, yaitu pencacahan lengkap usaha pertanian pada periode 1 Juni–31 Juli 2023, dilanjutkan dengan pendataan rinci melalui Survei Ekonomi Pertanian dan Survei Produksi dan Lingkungan Pertanian pada tahun 2024

Kepala BPS Kabupaten Magelang Toto Desanto dalam kata pengantarnya dituliskan, bahwa Buklet ini merupakan hasil; pencacahan lengkap usaha pertanian pada 1 Juni–31 Juli 2023.

“Buklet ini disusun untuk memberikan gambaran rinci mengenai kondisi usaha pertanian Kabupaten Magelang tahun 2023 menurut subsektor dan beberapa informasi strategis di sektor pertanian. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada website htps://sensus.bps.go.id/st2023,” katanya pada kata pengantar.

Publikasi ini merupakan persembahan pertama publikasi Hasil Sensus Pertanian 2023, sedangkan publikasi Tahap II akan dirilis pada bulan April 2024.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setnggi-tngginya atas bantuan semua pihak baik secara langsung maupun tdak langsung yang telah ikut berpartsipasi dalam menyukseskan Sensus Pertanian 2023,” tegasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kali ini Borobudurnews.com menyoroti salah satu hasil sensus tersebut, yakni tentang Data Petani Milenial di Kabupaten Magelang.

Data petani milenial dapat menjadi salah satu indikator tingkat regenerasi di sektor pertanian serta menunjukkan; pemanfaatan teknologi digital yang diharapkan dapat menciptakan pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.

Jumlah petani milenial (berusia 19–39 tahun, dan/atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital. Teknologi digital mencakup penggunaan alat dan mesin pertanian modern (alsintan) modern, penggunaan; internet/telepon pintar/teknologi informasi, penggunaan drone, dan/ atau penggunaan kecerdasan buatan.

Petani milenial hanya mencakup usaha pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan; (Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2013)) tercatat sebanyak 103.308 orang.

Untuk petani milenial berumur 19–39 tahun, baik menggunakan maupun tidak menggunakan teknologi digital; ada sebanyak 27.425 orang atau 15,43 persen dari total petani di Kabupaten Magelang yang sebanyak 177.765 orang.

Jumlah petani milenial berumur 19–39 tahun paling banyak berada di Kecamatan Pakis sebesar 2.739 orang; diikuti Kecamatan Sawangan sebesar 2.467 orang, dan Kecamatan Grabag sebesar 2.030 orang.

Sementara itu, petani milenial yang berumur lebih dari 39 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 75.862 orang (42,68 persen); dan petani yang berumur kurang dari 19 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 21 orang (0,01 persen).

Dan berikut Buklet Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023 -Tahap I ini merupakan hasil pencacahan lengkap; usaha pertanian pada 1 Juni – 31 Juli 2023.

Buklet ini disusun untuk memberikan gambaran rinci mengenai kondisi usaha pertanian Kabupaten Magelang tahun 2023; menurut subsektor dan beberapa informasi strategis di sektor pertanian. KLIK DIBAWAH :

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less