Seorang Biduan Dandut Dilaporkan Cabuli Pemuda 16 Tahun, 3 Hari Berturut-turut

BNews—NASIONAL— Seorang perempuan berinisial DP, 28, dilaporkan ke polisi terkait kasus pencabulan. Dirinya diduga telah melakukan tindakan pencabulan terhadap seorang pemuda berinisial FU, 16.

Kasus terbongkar ketika FU menceritakan apa yang dialaminya kepada sang ayah, SA. Ayahnya pun kemudian melaporkan DP ke Polres Probolinggo Kota pada Rabu (14/4/2021).

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, SA melaporkan biduan dangdut itu setelah anaknya tiga hari tak pulang. Ketika FU pulang ke rumah, SA pun menanyakan alasan anaknya tak pulang selama tiga hari.

”FU mengaku kepada ayahnya, ia dicekoki minuman keras dan dicabuli oleh biduang dangdut berinisial DP,” jelas Heri, Kamis (22/4/2021).  Dilansir dari Kompas.

Mendengar hal tersebut, SA yang geram pun langsung melaporkan DP ke polisi karena diduga telah merusak masa depan anaknya. Berdasar keterangan, korban mengenal sang biduan saat acara pernikahan di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.

Di pernikahan tersebut, lanjut Heri, korban bertugas mengambil video resepsi yang menghadirkan hiburan orkes dangdut dan DP adalah salah satu penyanyinya. Mereka berkenalan dan bertukar nomor ponsel bahkan FU mengaku sering diajak makan dan dibawa ke salon oleh DP.

“Pada Minggu (11/04/21). FU dihubungi lewat ponsel dan diminta datang ke rumahnya DP. Sesampainya di lokasi tersebut, FU kemudian disuruh beli minuman keras dan dipaksa untuk minum,” imbuh dia.

”Akhirnya korban mabuk, di momen tersebutlah DP membawa korban ke kamarnya lalu melakukan hubungan layaknya suami istri,” sambung Heri.

Download Aplikasi Borobudur News Klik (Disini)

Lebih lanjut, Heri menjelaskan bahwa FU mengaku dicabuli selama tiga hari berturut-turut sejak Minggu (11/4/2021). Korban dicabuli di beberapa tempat berbeda.

”Ia dicabuli di tempat berbeda yakni rumah kontrakan di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Lalu, sebuah rumah di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dan terakhir, di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo,” jelas Heri.

Menurut Heri, korban sudah dimintai keterangan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Probolinggo. Saat ini, polisi masih mendalami kasus dugaan pencabulan ini.

Heri mengakui butuh waktu lama untuk mencari keberadaan terduga pelaku. Sementara itu, FU akan menjalani pemeriksaan psikologi usai menjadi korban kasus dugaan pencabulan. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: