Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tak Wajar di Rumah Pak Guru

BNews—JOGJAKARTA— Seorang wanita ibu rumah tangga, MAR, 48, ditemukan tewas dengan kondisi tak wajar di rumah seorang guru, SPR, 51. Warga Kalurahan Sodo, Paliyan, Gunungkidul, ini diketahui mengalami luka lebam di wajah.

Pihak keluarga yang tidak terima atas kematian korban, meminta jenazah diautopsi. Mereka berharap polisi mengusut tuntas penyebab kematiannya.

”Laporan keluarga korban sudah kami tangani dan telah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara,” kata Kapolsek Paliyan AKP Edy Purnomo kepada wartawan, Minggu (2/5).

Informasi yang dihimpun, kronologi bermula Ketika pada Sabtu, (1/5), korban dijemput oleh SPR yang juga seorang PNS guru. SPR diketahui merupan warga Kalurahan Karangduwet Paliyan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban kemudian diajak ke rumah SPR dan bermalam. Kemudian pada Minggu pagi, kemarin, SPR memberitahukan warga jika MAR sudah tak bernyawa.

Warga mengecek dan diketahui ternyata korban tewas pada sekitar Subuh dalam keadaaan tidak wajar. Pada bagian muka korban ditemukan luka lebam yang hingga kini belum diketahui penyebabnya.

Kabar kematian korban diperoleh dari Bejo, kepala Dukuh Selorejo, Sodo, Paliyan, Gunungkidul. Ia juga menginformasikan kepada tetangga SPR.

”Belum diketahui pasti penyebab kematian korban dan hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian,” kata salah satu warga sekitar.

Dikatakan warga, hingga saat ini juga belum diketahui status hubungan antara korban dan SPR. Dari keterangan beberapa warga setempat, mereka menduga bahwa antara SPR dan MAR mempunyai hubungan khusus. Hal ini dikatakan lantaran keduanya masing-masing masih berstatus punya keluarga yang sah.

Kembali dijelaskan Edi Purnomo, pihaknya masih belum bisa membeberkan secara detail terkait dengan kasus kematian korban. Bersumber dari laporan warga, ujar Edi, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah hukum dengan melakukan olah TKP maupun membawa jenazah korban untuk diautopsi. Terkait luka lebam di wajah korban, Edi juga enggan berkomentar.

”Proses penyelidikan sedang kami lakukan dan jenazah korban masih dilakukan autopsi,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: