Sidak Proyek Pisew Nusyirwan Kagumi Sistem Swakelola

BNews-BOROBUDUR- Poyek Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW)  di Kabupaten Magelang membuahkan hasil menawan. Tersebar di lima kecamatan dengan beberapa desa didalamnya selesai terrealisasikan.

 

Tahun ini menggunakan sistem swakelola dalam pengelolaan dana bantuan ini dan terbukti lebih baik dari pada dengan sistem lelang oleh pihak kedua seperti tahun sebelumnya. “Sistem lelangkan persepsinya menggunakan penawaran terendah namun ternyata kualitasnya tidak terjamin lebih baik dari swakelola,” kata Anggota DPR RI Komisi V Nusyirwan Soedjono usai meninjau sejumlah program pisew di Kabupaten Magelang siang ini (25/10).

“Dengan sistem lelangpun tidak menjamin negara diuntungkan,” tegasnya.

Siang ini Nusyirwan meninjau program tersebut di beberpa Kecamatan antara lain Bandongan, Borobudur dan Dukun.”Di pusatpun saat melakukan evaluasi saya bersikeras mendorong agar proyek ini dilaksanakan dengan sistem swakelola bukan lelang, buktinya hasilnya lebih baik swakelola dari pada lelang,” terangnya.

Untuk tahun 2017 ini Nusyirwan meluncurkan program PISEW di Kabupaten Magelang dengan total anggaran Rp 3 Milyar. Tersebar di lima kecamatan yakni Borobudur, Dukun, Bandongan, Grabag dan Mungkid.

“Saat saya meninjau proyek ini di wilayah Kecamatan Borobudur dengan total angaran Rp 600 juta bisa mencangkup enam desa dan hasilnya volumenya lebih panjang dan lebar serta peran serta masyarakat dalam pemberdayaan juga jelas terlibat,” terangnya.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adi Yanto mengatakan bantuan Pisew mayoritas dibikin untuk menghubungkan akses antar desa tetutama di Borobudur. (bsn)

Baca Juga : Tahun Ini Pisew Dikembalikan Swakelola

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: