Situs Sakral Dilanggar: Pendaki Gunung Merbabu Viral Karena Swafoto di Atas Watu Kenteng
- calendar_month Jum, 18 Apr 2025

tangkapan layar Viral Video Rombongan Pendaki Merbabu Injak-injak Situs Keramat Watu Kenteng
Kasubbag Tata Usaha (TU) Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Nurpana Sulaksono, mengatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran terkait video viral tersebut. BTNGMb sudah menghubungi akun-akun media sosial yang mengunggah video tersebut.
“Jadi kemarin itu kita sudah melakukan penelusuran sampai sekarang ya, kita sudah menghubungi akun-akun yang memviralkan itu. Ya ada kurang lebih sekitar 5 akun yang coba kita hubungi, dan saat ini memang belum ada respons dari akun tersebut,” ujar Nurpana Sulaksono dikutip detik jateng, Kamis (17/4/2025).
Pihaknya melakukan penelusuran untuk mencari tahu rombongan pendaki dalam video yang menginjak-injak situs tersebut.
BTNGMb mengecek asal usul rombongan tersebut dan pintu masuk mereka mendaki.
“Karena kalau sudah di atas kan sudah kumpul itu, dari Thekelan, Wekas, kemudian Swanting itu kan kumpul. Jadi kita masih belum tahu pendaki itu dari mana?,” jelasnya.
Pihaknya kini masih mencari identitas para pendaki tersebut.
“Kalau sudah diketahui paling tidak namanya saja, misalkan kita tahu, nah itu mungkin bisa kita cek di booking online kita,” imbuh dia.
CEK BERITA UPDATE DAN VIRAL LAINNYA DISINI (KLIK)
Pihaknya menegaskan saat ini masih melakukan penelusuran terkait video viral itu. BTNGMb masih terus menghubungi akun-akun Medsos yang mengunggah video itu untuk mencari informasi.
Lebih lanjut dijelaskan Nurpana, Situs Watu Kenteng tersebut berada di puncak Kenteng Songo. Pihak BTNGMb memagari situs tersebut agar tidak rusak karena terinjak-injak maupun menjadi korban vandalisme pendaki.
“Karena sejarahnya belum terungkap dan itu juga memiliki nilai sejarah, sama masyarakat lokal itu istilahnya disakralkan, maka itu kita pagari, harapannya bisa terjaga dari kerusakan, pendaki tidak melakukan vandalisme, pendaki tidak seperti yang kemarin itu viral (menginjak-injak),” pungkas dia. (*)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar