Suka Cita Pasien 8 Pasien Sembuh Asal Kabupaten Magelang

BNews–MUNGKID–Jumlah pasien sembuh Covid-19 di Kabupaten Magelang terus bertambah. Hari ini delapan orang dilaporkan telah kembali ke rumah dalam kondisi sehat (11/6/2020).

Suka cita kesembuhan itupun tidak hanya dirasakan sendiri, melainkan keluarga dan perangkat desa dimana mereka tinggal. Seperi saat tujuh pasien dijemput keluarga dan perangkat desa di RS Merah Putih kemarin siang.

Tim dokter spesialis penyakit dalam, Dr. Ratna Sulistiyani menuturkan, pada Kamis (11/06/2020) siang ketujuh pasien tersebut dijemput keluarga dan perangkat desa. Penjemputan dilaksanakan dengan standar Covid-19.

”Ketujuh pasien telah dinyatakan sembuh, ada yang masih muda maupun dari orang tua,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, tujuh pasien tersebut berasal dari dua kecamatan di Kabupaten Magelang, yakni Kecamatan Secang dan Kecamatan Ngablak. ” Dari Kecamatan Secang ada lima orang dan dua orang lainnya dari Kecamatan Ngablak.” Lanjutnya.

Sedangkan satu pasien yang dirawat di rumah sakit lain berasal dari Bandongan. Sehingga pada 11 Juni 2020 terdapat 8 pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh.

Ratna menjelaskan, pihaknya tetap memberikan edukasi kepada ketujuh warga yang sudah sembuh tersebut dengan berbagai pola hidup pasca dinyatakan sembuh dari Covid-19. Yakni tetap harus menjalankan protokol kesehatan dan pola hidup sehat.

DOWNLOAD MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

”Karena tidak menutup kemungkinan suatu saat pasien tersebut dapat terkena Covid-19 lagi. Namun kami berharap tidak. Asalkan mereka bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik.” Imbuhnya.

Ratna pun berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir dan dapat kembali ke kehidupan secara normal. ”Saya yakin semuanya juga sudah lelah dengan keadaan ini. Untuk itu mari bersama-sama lakukan pola hidup bersih dan sehat supaya Pandemi ini segera berakhir. Pakai masker jangan lupa ya.” harapnya.

Sementara itu, Salah satu pasien termuda yang sudah sembuh, Fikri, mengatakan jika dirinya terinfeksi virus corona dari keluarga.”Ya dulu dari keluarga ada yang kena. Jadi hampir satu keluarga,  ada yang positif ada yang tidak. ” jelas dia.

Dirinya mengaku sudah dirawat di Rumah Sakit Merah Putih selama 18 hari. Selama perawatan tersebut, tenaga medis yang ada selalu memberikan suport untuknya.

”Selama dirawat disini, saya dirawat dengan baik, diberikan pemahaman tentang pola hidup sehat. Namun yang terpenting mereka (tenaga medis-red) selalu memberikan suport pada kami. Mereka baik,” pungkasnya. (mta/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: