Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Meninggal, Akan Dimakamkan di Sidotopo Magelang

Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Meninggal, Akan Dimakamkan di Sidotopo Magelang

  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026

BNews–MAGELANG– Suasana duka menyelimuti rumah keluarga almarhum Syafiq Ridhan Ali Razan (18), di Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang pada Rabu (14/1/2026) malam.

Syafiq Ali yang hilang di Gunung Slamet pada akhir Desember 2025 akhirnya ditemukan pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.22 WIB. Syafiq Ali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Syafiq Ali ditemukan di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden. Tepatnya di jalur punggungan Gunung Malang dekat area Watu Langgar. 

Rencananya jenazah bakal dimakamkan di pemakaman umum wilayah Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Kota Magelang.

Kabag Prokompim Sekretariat Daerah (Setda) Kota Magelang, Tri Winarno, mengatakan jenazah awalnya bakal dikebumikan di Sambung Lor. Namun rencana berubah.

“Rencananya akan (dimakamkan) di Sambung Lor, dipindahkan ke pemakaman umum Sidotopo. Dikarenakan dekat dengan lokasi rumah dari keluarga Mas Ali. Intinya karena rumah keluarga ada di Kupatan dan orang Kupatan itu makamnya di Sidotopo,” kata Tri di rumah duka, di Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Rabu (14/1/2026) sore WIB.

“Dipindah ke Sidotopo untuk mendekatkan dengan makam-makam keluarga yang lain,” sambungnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Terkait waktu kedatangan jenazah, Tri mengungkap bahwa masih bersifat situasional lantaran sangat bergantung pada kondisi cuaca di Gunung Slamet.

Sebagai informasi, ayah almarhum, Dhani Rusman, merupakan ASN yang bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo mengungkap Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang telah berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak untuk memastikan proses kepulangan almarhum Ali berjalan lancar:

​Setibanya di basecamp Dipajaya, jenazah akan langsung dibawa ke RSUD Pemalang untuk proses pemulasaran. ​Kata Catur, BPBD Kabupaten Pemalang telah berkomitmen membantu pengantaran jenazah hingga ke Kota Magelang.

Adapun BPBD Kota Magelang telah mengirimkan tim ke Pemalang untuk membantu proses serah terima dan pemulangan ke rumah duka.

Selain fokus pada survivor Ali, Pemkot Magelang juga terus memberikan perhatian khusus kepada Himawan, teman Ali yang selamat.

“Kondisi psikologis Himawan saat ini masih belum stabil. Pemkot Magelang terus melakukan pendampingan kepada Himawan dan keluarganya agar kesehatan mentalnya pulih dan dapat segera kembali beraktivitas,” tambah Catur.

Mewakili Pemkot Magelang, Catur menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada tim SAR gabungan, relawan, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu, baik dalam bentuk tenaga maupun donasi bagi proses pencarian dan keluarga korban.

​”Semua bantuan yang masuk telah kami salurkan, baik untuk operasional tim pencarian maupun untuk keluarga almarhum. Kami mohon doa dari seluruh warga Kota Magelang agar proses evakuasi berjalan lancar dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkasnya. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less