Teknologi Digitalisasi, Srategi Pemkab Magelang Bangkitkan Wisata Ekonomi Kreatif

BNews–MAGELANG– Berbagai startegi dilakukan Pemkab Magelang untuk bangkitkan  sektor pariwisata ekonomi kreatif di wilayahnya. Salah satunya melalui pemberian insentif kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar mampu bertahan di tengah masa Pandemi.

Bupati Magelang melalui, Sekretaris Daerah Adi Waryanto mengatakan, untuk pengembangan pariwisata serta UMKM di Kabupaten Magelang telah diarahkan guna mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Candi Borobudur.

Hal ini juga selaras dengan rencana induk pembangunan kepariwisataan Kabupaten Magelang Tahun 2014-2034 yaitu ‘Terwujudnya Kabupaten Magelang sebagai Kabupaten wisata yang berdaya saing dan berwawasan budaya’ serta sesuai dengan misi pembangunan kepariwisataan daerah yakni ‘Menjadikan Kabupaten Magelang sebagai Kabupaten tujuan wisata kualitas unggulan’

“Dengan demikian era digitalisasi telah membuka peluang baru yang tidak terbatas di segala bidang, salah satunya di bidang wirausaha. Dimana dengan adanya peluang digitalisasi ini akan membuka akses pemasaran baru dan pelanggan baru. Namun di sisi lain, perlu adanya intervensi dalam rangka meningkatkan keterampilan bagi pelaku UMKM. Yakni secara komprehensif sesuai kebutuhan pelaku usaha melalui media digital.,” kata, Adi Waryanto saat membuka acara pelatihan sumber daya manusia dan ekonomi kreatif di Ruang Bina Karya Setda Kabuapten Magelang, Rabu (19/5/2021).

Dalam hal ini, lanjut Adi, Pemerintah terus mendorong pelaku usaha memiliki pengembangan karakter wirusaha yang terampil dalam produk unggulan. Serta mengoptimalkan ide bisnisnya dengan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar mampu bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

Asisten Deputi Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Erni Esti Setyowati mengatakan, kegiatan ini dalam rangka pendampingan pelatihan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Yakni di DPSP Borobudur, yang dihadiri oleh para pelaku UMKM di Borobudur serta perwakilan dari Tokopedia.

“Kegiatan ini juga untuk menambah wawasan untuk digitalisasi produk terkait kepariwisataan dan pendampingan kewirausahaan mikro kecil menengah. Hal ini untuk diberikan peningkatan kapasitas agar dapat lebih berkembang,” ujar, Erni.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Menurut Erni, keberadaan UMKM saat ini harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, salah satunya dengan digitalisasi produk unggulan. Dimana melalui digitalisasi ini produk bisa langsung diakses oleh seluruh masyarakat, sehingga berdampak pada pemasarannya.

“Sekarang ini siapa yang tidak kenal dengan belanja melalui online. Dengan kemajuan teknologi ini maka diharapkan juga bisa digunakan oleh para pelaku UMKM; sehingga akan memberikan multiplayer efek yang lebih,” jelas, Erni. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: