TERKUAK !! Aksi Badut Ipin Upin Jalan Sempoyongan Di Kota Magelang, Faktanya Mengejutkan
- calendar_month Sen, 21 Mar 2022

Aktor badut ipin upin jalan sempoyongan di Kota Magelang
BNews–MAGELANG– Sebuah video yang menunjukan rombongan badut ipin upin berjalan sempoyongan di wilayah Kota Magelang viral di media sosial. Tak sedikit nitizen merasa iba.
Namun ternyata ada hal mengejutkan terkuak dari aksi para badut yang biasanya meminta-minta uang di lampu merah daerah Kota Magelang tersebut. Mereka teroganisir dan berasal dari luar Magelang.
Aksi kurang baik itu terkuak dari penelurusan komunitas @sendaljepitanbareng Magelang. Mereka membagikan video dari awal viral dan mencari informasi terkait rombongan tersebut.
Bahkan sampai ditangkapnya rombongan badut ipin upin oleh Satpol PP Kota Magelang. Akhirnya semua terkuak kebenarannya kemarin (20/3/2022).
“Setelah viral video tersebut, kami mencoba mencari mereka dan bertemu. Saat kami tanya-tanya respon mereka ada yang janggal,” kata Budi relawan dari Sandal Jepitan Bareng saat dihubungi Borobudurnews.com (21/3/2022).
Setelah video penulusuran tersebut diunggah, lanjut Budi bahwa pada Minggu 20 Maret 2022 pihak Satpol PP Kota Magelang dan Satlimas mengamankan mereka.
“Ternyata rombongan upin ipin berjalan sempoyongan di Kota Magelang memiliki omset jutaan rupiah tiap harinya,” ujarnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Budi mengaku diambil edukasinya, karena niat awal ingin membantu namun justru menemukan hal yang janggal. “Kami mengapresiasi kegigihannya dalam bekerja, tetapi kami menindak tegas kebohongan dan memanfaatkan rasa iba dari warga masyarakat untuk meraup keuntungan,’ ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa ini organisasi sudah terstruktur. “Pendapatan hariannya ada pembukuannya. Dan ada 2 mobil yg mereka gunakan karena mereka dari luar kota, yakni Jawa Barat,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan bahwa delapan orang tersebut rata rata mereka masih muda. Dan yang paling muda umur 17 tahun.
“Nah yang 17 tahun ini yang memerankan seolah olah capek seharian karena mereka keluar ke jalan, padahal keluar jalan juga baru sore hari. Dan mereka bukan orang tua yang sudah lelah bekerja seharian,” paparnya menirukan salah satu komandan Satlimas.
Budi menjelaskan bahwa kemarin sore (20/3/2022) teman teman satlinmas melakukan pendekatan dan pendampingan kepada oknum-oknum yg memakai kostum upin ipin. Dan ternyata mereka tidak hanya sendiri, tetapi ada 8 orang yang rata rata masih muda.
“Mereka secara fisik masih sehat, dan luar biasanya mereka membawa 2 mobil. Dan yang luar biasanya pendapatan mereka dari berkeliling itu bisa mencapai rp 500.000.00 (limaratus ribu rupiah) dalam sehari. Jadi disini kami melihat di kota magelang masih banyak orang baik dan masih banyak yang peduli,” papar Budi didampingi Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana di kantornya.
“Dan luar biasanya kebaikan iba dan kepedulian itu sangat luar biasa, tetapi jangan itu saja karena rasa itu sering kali dimanfaatkan,” ujarnya.
Budi menceritakan juga bahwa kemarin sudah di data sama Satpol PP Kota Magelang. “Bahkan mereka saya belikan makanan dan minuman, siapa tau belum makan,” tegasnya.
Akhirnya, 8 orang tersebut diberikan pembinaan dan diminta pulang ke daerah asalnya. “Sebenarnya bisa kalau di proses hukum karena bukti sudah pasti. Namun karena kasihan, kita minta pulang saja. Karena pekerjaan mereka juga berbahaya jika di jalan raya tidak bisa tengok kanan-kiri,” tegasnya.
Budi berharap kebaikan masyarakat Magelang ini jangan dimanfaatkan oleh oknum atau kelompok-kelompok seperti itu. “Masih banyak tempat kita untuk bersedekah, dan benar-benar membutuhkan,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar