Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Terlibat Kekerasan, Mendagri Akan Pecat dan Pidanakan Praja IPDN

Terlibat Kekerasan, Mendagri Akan Pecat dan Pidanakan Praja IPDN

  • calendar_month Ming, 8 Nov 2020

BNews—NASIONAL— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian akan menindak tegas praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang terbukti melakukan kekerasan. Mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) itu bakal memecat dan menuntut sesuai dengan hukum pidana.

Sikap tegas tersebut disampaikan Tito saat memberikan kuliah umum bagi praja di Lapangan Parade Abdi Praja IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Sabtu (7/11). Hal itu berani ia ungkapkan karena pernah juga memecat taruna akademi polri (Akpol) dengan kasus kekerasan.

”Di Akpol (Akademi Kepolisian) waktu saya jadi Kapolri, 12 orang saya pidanakan. Saya copot semua,” tegas Tito.

Jenderal purnawirawan itu menganggap, kekerasan yang dilakukan oleh senior ke junior secara turun menurun tidak memiliki manfaatnya sama sekali. Dirinya tidak sepakat jika kekerasan semacam itu dianggap sebagai pembinaan kedisiplinan.

Pasalnya, selama Tito bersekolah di berbagai negara, tidak ada satupun kebudayaan kekerasan senior ke junior yang membuat lulusannya menjadi profesional. ”Kalau ada yang mengatakan untuk membina supaya lebih disiplin, bullshit. Saya lihat tidak banyak manfaatnya,” tuturnya.

Maka dari itu, Tito meminta agar budaya kekerasan tidak terjadi lagi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Jika mengetahui dan terbukti praja terlibat kekerasan terhadap adik kelas, ia tidak akan pandang bulu. Sekalipun praja merupakan anak dari orang penting.

”Kalau kedengaran itu saya akan perintahkan kepada pak rektor untuk pecat. Anak siapapun juga pecat dan laporkan kepada polisi, pidanakan,” pungkasnya. (han)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less