IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Akses Jalan di Boton Magelang yang Diblokade Merupakan Tanah Pribadi

BNews—MAGELANG—Pascaviral aksi penutupan akses jalan di Kampung Boton Magelang yang heboh di media sosial Facebook, Borobudur News langsung melakukan penelusuran di lapangan, siang tadi (26/12).

Pantauan di lapangan, puluhan batu kali masih tergeletak tepat di depan rumah Kampung Boton RT02/ RW6, Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Tidak sulit menemukan lokasi yang kini masih menjadi sengketa antara pemilik lahan dengan warga setempat. Letaknya di atas tanjakan/ turunan Jalan Boton I Gang Margo Utomo.

Saat berjalan naik menuju rumah tersebut, Borobudur News langsung disambut plang berwarna biru dengan besi penopang setinggi kurang lebih tiga meter. Himbauannya berhuruf kapital dan diakhiri tanda seru. Isinya tegas, ’Jaga Etika & Sopan Santun!! Tanah Pekarangan Pribadi Bukan Jalan Umum!!.

Di bawah plang, terlihat bongkahan batu kali. Jumlahnya puluhan. Batu itu merintang tepat di halaman depan rumah. Memanjang kira-kira empat meter sehingga kendaraan bermotor dan mobil mustahil bisa melintas.

Kini, jalan umum bagi warga di atas lahan pribadi itu hanya bisa dilewati pejalan kaki. Namun, warga memilih jalan alternatif untuk ke masjid, makam, ponpes hingga membeli mie ayam.

Loading...

Alasannya sederhana. Warga enggan terlibat seteru dan menghindari masalah dengan pemilik rumah. Pedagang Mie Ayam, Cintya, belum lama ini direkam menggunakan ponsel oleh salah satu penghuni rumah berinisial LC. Cintya saat itu melewati halaman rumah LC untuk mengantarkan pesanan mie ayam pelanggannya.

”Kalau saya tidak mempermasalahkan (direkam). Jalan menuju warung di tutup sebenarnya tidak berdampak pada usaha saya. Alhamdilillah tetap laris,” kata perempuan 38 tahun itu, aksi konyol itu baru kali pertama terjadi selama 20 tahun berjualan.

Tepat di belakang warung Cintya, terdapat Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Aminah Sinar Melati. Panti sekaligus pondok tersebut secara tidak langsung turut terdampak atas penutupan jalan utama bagi santri dan tamu. Saat ingin meminta konfirmasi, kebetulan pengelola panti dan ponpes tidak ada di tempat.

Sebelumnya diberitakan nitizen dihebokan kasus dugaan penutupan akases jalan di Boton Magelang Tengah Kota Magelang. Informasi itu viral disampaikan di media sosial facebook. (han/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: