Jalan Provinsi Jateng Mulai Rusak, Gubernur Luthfi Siapkan Jurus Rp 40 Miliar Lebih
- calendar_month 38 menit yang lalu

Pemprov Jateng Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Perbaikan Jalan di Pantura Barat
BNews–JATENG– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi pada tahun 2026. Hal ini menyusul adanya penurunan kondisi jalan akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada awal tahun.
Padahal, pada tahun 2025 lalu Jawa Tengah sempat menorehkan capaian membanggakan dengan berada di peringkat kedua nasional dalam tingkat kemantapan jalan, yakni mencapai 94 persen.
Penegasan tersebut disampaikan Luthfi saat memaparkan program pembangunan dalam Rembug Pembangunan yang digelar di Pendapa Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala daerah dari wilayah pengembangan (WP) Bregasmalang yang meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Pemalang, serta wilayah Petanglong yang mencakup Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.
Dalam pemaparannya, Luthfi menyampaikan bahwa hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tingkat kemantapan jalan di sejumlah ruas jalan provinsi.
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan alokasi anggaran untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan pada tahun 2026 di berbagai daerah.
Di Kabupaten Brebes, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,345 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 143 kilometer. Selain itu, Rp14,23 miliar juga disiapkan untuk peningkatan ruas Bumiayu–Salem dan Sirampog–Bumiayu, serta Rp9,39 miliar untuk rehabilitasi ruas Kersana–Bandungsari, Bandungsari–Pananggapan, dan Bandungsari–Salem.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara itu, Kabupaten Pemalang mendapat alokasi pemeliharaan rutin sebesar Rp6,1 miliar. Kabupaten Pekalongan memperoleh Rp5,67 miliar untuk pemeliharaan rutin serta Rp5,27 miliar untuk peningkatan ruas Wiradesa–Kajen.
Adapun Kabupaten Batang mendapatkan anggaran pemeliharaan sebesar Rp5,06 miliar untuk ruas jalan sepanjang 76,99 kilometer.
Menurut Luthfi, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus distribusi barang dan jasa antarwilayah.
Selain itu, Jawa Tengah juga merupakan jalur utama arus mudik nasional. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan kondisi jalan tetap mantap demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyatakan pihaknya siap melaksanakan program pemeliharaan jalan yang telah direncanakan.
“Secara keseluruhan untuk alokasi ruas jalan sudah kita plotting,” ujar Henggar. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar