Terungkap! Kasus Mayat Pria Asal Magelang Ditemukan di Kebumen, Ternyata Diracun
- calendar_month Jum, 23 Mei 2025

Pelaku pembunuhan Kepala Sekolah asal Magelang di Kebumen dengan cara diracun
“Terus dia marah-marah ngatain saya kasar, saya kan sakit hati. Akhirnya saya berencana membunuhnya pas ritual ketiga. Pas ritual saya kasih air doa padahal itu racun. Setelah minum korban jatuh, setelah 10 menit saya tinggal pergi,” terangnya.
Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith, menerangkan bahwa peristiwa pembunuhan terjadi di Petilasan Pager Suruh, Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kebumen pada Jumat (16/5) sekitar pukul 00.00 WIB.
Jenazah korban baru ditemukan pada Senin (19/5) pukul 11.45 WIB dan dilaporkan ke pihak kepolisian keesokan harinya.
“Diawali dengan adanya informasi penemuan mayat di Petilasan Pager Suruh, Kecamatan Alian. Setelah dilakukan olah TKP mayat tersebut sudah meninggal berberapa hari. Identitas awal tidak ditemukan di TKP, akhirnya dilakukan scientific dan diketahui korban merupakan warga Magelang,” jelasnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Atas perbuatannya, Wahid kini mendekam di sel tahanan Mapolres Kebumen.
Ia dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, yang ancamannya hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.
Selain itu, penyidik juga menyertakan Pasal 338 KUHP sebagai alternatif, dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News





Saat ini belum ada komentar