Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Terungkap! Kasus Mayat Pria Asal Magelang Ditemukan di Kebumen, Ternyata Diracun

Terungkap! Kasus Mayat Pria Asal Magelang Ditemukan di Kebumen, Ternyata Diracun

  • calendar_month Jum, 23 Mei 2025

BNews-JATENG- Kasus penemuan mayat seorang kepala sekolah asal Magelang di sebuah hutan patilasan di Kebumen terungkap. Ternyata mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.

Seorang pria Bernama Wahid (27), warga Dukuh Jerotengah, Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Yakni dalam kasus pembunuhan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bringin 1 Srumbung Magelang, yang berinisial MN (55).

Penangkapan dilakukan oleh jajaran Polres Kebumen setelah hasil autopsi mengungkap bahwa kematian korban disebabkan oleh racun.

Saat diperlihatkan kepada awak media di Mapolres Kebumen, tersangka Wahid mengenakan kaus tahanan berwarna biru, masker hitam, dan tampak diborgol.

Ia terus menundukkan kepala ketika digelandang petugas menuju ruang pemeriksaan.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati dan persoalan ritual pesugihan yang dijalani bersama korban.

Wahid mengaku kesal karena korban tidak menepati janji membayar upah setelah ritual, serta menuntutnya untuk mencairkan uang senilai Rp 2 miliar dalam waktu satu malam.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Korban minta cair Rp 2 Miliar dalam satu malam, saya nggak sanggup,” ucap Wahid kepada detikjateng di Mapolres Kebumen, Jumat (23/5/2025) siang.

“Ya kalau dibilang bisa kan namanya juga usaha lewat ritual. Kan saya emang sering cari-cari kayak gitu ritual. Kadang dapat petunjuk lewat mimpi dapat semar mesem, akik. Nah kami ya cari pesugihan bareng-bareng, sampe yang kedua kan gagal belum dapat apa-apa,” sambungnya.

Kegagalan dalam ritual membuat korban, MN, marah besar. Menurut pengakuan Wahid, korban sempat melontarkan kata-kata kasar yang membuatnya merasa terhina.

Hal itulah yang kemudian memicu niat Wahid untuk menghabisi nyawa korban saat ritual ketiga berlangsung.

“Terus dia …. KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less