Terungkap! Ini Kronologi Dugaan Keracunan 9 Santriwati Panti Asuhan di Borobudur Menurut Polisi
- calendar_month 2 jam yang lalu

Petugaa Polisi Polsek Borobudur sedang mendatangi TKP Keracunan di Panti Asuhan Muhamadiyah Borobudur
Kapolsek menambahkan, identitas para korban tidak dipublikasikan secara lengkap. Sembilan santriwati yang menjalani perawatan masing-masing berinisial DN, NH, RN, SA, BK, FA, SK, AL, dan IM.
Sebelumnya, Ketua Panti Asuhan Muhammadiyah Borobudur, Yus Listiawan, menjelaskan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan berasal dari donasi makan siang berupa nasi, telur, dan bihun yang kemudian diolah kembali menjadi nasi goreng untuk santapan malam.
“Awalnya itu makanan donasi siang hari. Karena masih ada sisa, kemudian diolah kembali menjadi nasi goreng untuk makan malam. Yang mengonsumsi makanan tersebut ada 14 anak,” ujar Yus.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA (DISINI)
Gejala mulai dirasakan para penghuni panti sejak dini hari. Namun, kondisi tersebut baru diketahui pengurus pada siang hari karena para santri tidak langsung melaporkan keluhan yang dialami.
“Sejak pagi sebenarnya sudah ada yang mengalami diare, tetapi tidak ada laporan dari anak-anak. Baru siang hari mulai diketahui ada yang sakit dan kondisinya semakin terlihat,” katanya.
Pihak panti sempat memberikan pertolongan pertama dengan meminta anak-anak memperbanyak minum. Namun, setelah salah satu korban mengalami halusinasi pada sore hari, para korban langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Hingga Senin malam, seluruh korban masih menjalani observasi medis. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut, termasuk menelusuri asal makanan dan proses pengolahannya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar