The Pandhappa Perumahan Berkonsep Villa Mewah di Kawasan Borobudur

BNews—BOROBUDUR— Magelang dikenal dunia karena kemegahan Candi Borobudur dengan pesona keindahan alam persawahan hijau berlatar Pegunungan Menoreh. Perkembangan sektor pariwisata dan perputaran ekonomi yang pesat membuat kawasan Borobudur mulai dilirik masyarakat luas. Utamanya untuk memiliki hunian mewah di kawasan tersebut.

Menjawab tantangan tersebut, The Pandhappa menghadirkan cluster villa berkonsep etnik, nyaman serta lingkungan yang asri. Pada soft launching yang digelar di Plataran Borobudur Resort & Spa, The Pandhappa memperkenalkan sembilan unit hunian berkelas.

Diantaranya Villa 1 Mandhappa, Villa 2 Bale Hinggil, Villa 3 Dalem Ageng, Villa 4 Gedhong Candran, Villa 5 Gedhong Jembar. Kemudian Villa 6 Sitinggil, Villa 7 Dalem Ksatrian, Villa 8 Kedaton dan Villa 9 Bale Taman Sari.

”Responsnya sangat luar biasa. Dua unit hunian yakni Villa 5 Gedhong Jembar dan Villa 9 Bale Taman Sari sudah laku terjual sebelum soft launching,” tutur Direktur The Pandhappa Norman Sasono, Rabu malam (4/11).

Presentasi Direktur The Pandhappa Norman Sasono (kiri) dan konseptor Lasmito (foto : Han)

Norman mengatakan, dua orang yang telah membeli villa di Borobudur yakni Ir Lies Hartono atau yang karib disapa Cak Lontong. Pelawak kenamaan asal Surabaya itu tertarik memiliki Villa 9 dengan luas 250 meter persegi.

”Sementara untuk Villa 5 sudah dibeli Ibu Atik asal Jogjakarta. Mereka tertarik membeli karena harganya yang murah dan peluang untuk dijadikan investasi keluarga. Dan sekarang masih tersisa tujuh unit,” katanya.

Loading...

Selain sangat cocok untuk investasi, cluster villa di Borobudur yang berlokasi di Dusun Srigaten, Desa Tuksongo itu cukup strategis. Yakni hanya lima menit dari Candi Borobudur, empat menit dari puskesmas, dua menit ke sekolah. Serta dekat dengan destinasi-destinasi wisata populer seperti Svargabumi, Gereja Ayam hingga Punthuk Setumbu.

”Lokasinya juga sangat nyaman, hijau dan tenang. View-nya Pegunungan Menoreh,” jelasnya.

Cak Lontong saat stand up comedy dihadapan para tamu undangan (foto : Han)

The Pandhappa menawarkan hunian mewah yang telah dilengkapi full furnished senilai Rp100 juta. Mulai sudah tersedianya tempat tidur, air conditioner (AC) lima unit, dua televisi di kamar dan ruang utama hingga kitchen set.

”Jadi masuk tinggal bawa baju saja. Dari segi keamanan, di pintu gerbang utama dan ditiap hunian sudah terpasang kamera pengawas (CCTV),” terangnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Koordinator Pembangunan Homestay dan Usaha Parisiwata Lainnya di KSPN Borobudur Setyo Darmodjo mengakui, kehadiran The Pandhappa selaras dengan konsep pengembangan kasawan prioritas di Indonesia. Dimana pemerintah mengharapkan sebuah kawasan wisata internasional dituntut memiliki kekhasan.

”Selain itu di The Pandhappa saya melihat ada sesuatu yang menarik. Yakni murah, indah dan kuat,” ungkapnya.

Bule asal Belanda yang tinggal di Jogjakarta tertarik memiliki hunian mewah The Pandhappa (foto : Han)

”Kalau saya berhitung luas tanah dan bangunan melewati murah. Saya tinggal di pelosok Jogja sudah lebih tinggi dari ini harganya. Murah karena berada ditempat strategis,” sambungnya.

Sementara itu, Cak Lontong yang mendapat kesempatan menghibur 50-an tamu undangan lewat stand up comedy mengaku tertarik memiliki villa di The Pandhappa karena peluang investasi yang menjanjikan. Apalagi, Borobudur ditargetkan bisa menyedot dua juta wisatawan asing pertahunnya.

”The Pandhappa, membeli masa depan dengan harga sekarang. Harga seperti itu dengan investasi di Magelang yang daerahnya dekat objek wisata berpeluang besar menghasilkan pasif income,” urai Cak Lontong.

Bagi yang tertarik untuk memiliki hunian mewah The Panhappa di kawasan prioritas Borobudur, bisa langsung menghubungi nomor 081215874120 (Norman), 081359219551 (Lily Romantika), 0823 2504 1973 (Agung), 08976875041 (Fahrisyal). (han)

Kaos Deglang
1 Comment
  1. Ayu says

    Koreksi, Dusun Srigentan bagian dari Desa Wringinputih bukan Tuksongo

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: