Tips Bercinta dengan Aman Ketika Pasangan Terkonfirmasi Positif Covid-19

BNews—MAGELANG— Bercinta merupakan salah satu kebutuhan bagi pasangan suami istri karena memang memberikan manfaat. Namun bagaimana jika salah satu antara pasangan suami atau istri terkonfirmasi positif Covid-19?

Diketahui bersama, Covid-19 menular melalui saluran pernapasan. Artinya, virus Corona tidak menular melalui sperma dan bercinta.

Namun aktivitas bercinta tidak bisa dilakukan tanpa social distancing sehingga pasangan yang sakit berpotensi menularkan Covid-19 ke pasangan yang sehat. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk bercinta ketika sedang terinfeksi Corona.

Dokter Spesialis Kandungan, dr Yassin Yaniar Mohammad SpOG-KFER MSc mengimbau untuk tidak bercinta jika terpapar Corona. Hal ini dilakukan sebagai upaya menghindari kontak dengan pasien Covid-19.

”Prinsipnya, jangan sampai pasangannya jadi tertular juga. Untuk itu perlu sejumlah langkah, salah satu yang penting adalah menghindari kontak fisik erat, termasuk hubungan seksual,’ tutur dia di laman Instagram pribadinya.

Dokter Yassin mengungkapkan, beberapa orang mengatakan bercinta tetap dapat dilakukan asal dengan mematuhi anjuran tertentu. Seperti menghindari berciuman, wajah saling bertatapan, tetap memakai masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah bercinta.

”Tapi, siapa yang bisa jamin Anda berdua tidak lepas kendali sehingga pasangannnya malah jadi tertular kemudian?” terangnya. Lantas, bagaimana jika hasrat ingin bercinta muncul ketika suami atau istri sedang melakukan isolasi mandiri karena terpapar Covid-19?

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Pertama-tama, pasangan harus tetap melakukan isolasi di ruangan terpisah dari anggota keluarga yang sehat. Isolasi mandiri dapat dilakukan di rumah dengan memakai kamar tidur yang memiliki ventilasi udara.

Tetaplah fokus pada observasi gejala yang dialami pasien. Pastikan pasanganmu memiliki alat pengukur seperti termometer, oximeter, pengecek gula dan tekanan darah di dalam kamarnya.

Pasien bergejala ringan biasanya hanya mengalami batuk ringan, demam, pusing hingga pilek. Bercinta saat Covid-19 sangat dipengaruhi dari kondisi pasien. Sebab beberapa pasien mengalami nyeri tubuh sehingga menurunkan gairah seks.

Jika pasien hanya mengalami gejala ringan, aktivitas seks apa yang bisa dilakukan oleh pasangan suami istri? Jadi ketika salah satu dari pasangan terkonfirmasi positif Covid-19, ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk memuaskan gairah seks.

”Ada beberapa hal yang bisa disarankan misalnya; aktivitas mandiri atau masturbasi  dan menggunakan perangkat teknologi seperti via text, foto dan video call,” ujar dr Yassin.

Masturbasi yang dilakukan lewat video call bersama pasangan dapat menjadi alternatif melakukan hubungan seksual ketika salah satu pasangan mengalami Covid-19. Pastikan Kamu dan pasanganmu sedang seorang diri. Lakukan panggilan video dengan memakai aplikasi chatting di ponsel, misalnya WhatsApp.

Kamu tetap harus berhati-hati dan memerhatikan betul privasi dan keamanan aplikasi tersebut. Misalnya, jangan sampai melakukannya lewat fitur live. Jika memilih untuk merekam video tanpa melakukan panggilan, jangan lupa hapus video dari ponsel usai digunakan, ya.

”Namanya aktivitas seksual kan tidak bisa distancing, yang ada nanti malah tempel sana sini, lepas kendali. Nanti kalau sudah sehat bisa melakukannya lagi secara live action, tidak lewat video. Semoga cepat pulih, semangat ya,” pungkas dia. (cho/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: